SuaraJatim.id - Kabar orang hilang atas nama Sarah Dea Salsabila Firdaus (18) mendapat sorotan. Gadis asal Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Ngawi itu menghilang setelah pamit healing karena di-bully.
Ayah korban, Zainal Mualifin (45), menceritakan bagaimana kronologi anaknya hilang. Pria yang juga perangkat Desa Kendal itu mengaku sudah mencari keberadaan sang putri ke mana pun.
BeritaJatim.com--jaringan SuaraMalang.id--melansir, Zainal sudah berkeliling ke rumah saudara untuk mencari keberataan Sarah. Juga bertanya ke teman-teman Sarah di sekolah namun tak ada yang tahu.
Dia akhirnya memutuskan melapor ke Polres Magetan pada Rabu (9/11/2022). Zainal meminta bantuan Kepolisian untuk mencari putrinya yang kini duduk di kelas XII SMAN 3 Magetan itu.
“Komunikasi terakhir hanya pada 21 Oktober 2022, ketika dia pamit pergi dan akan kembali. Katanya healing karena merasa di-bully tetangga. Sejak saat itu saya langsung cari, ke tempat saudara, teman-temannya, tapi eenggak ketemu,” kata Zainal pada beritajatim.com, Kamis (10/11/2022)
Dari hasil pencariannya, Zainal mengatakan, ada satu saksi, yaitu teman sekolah anaknya. Saksi itu sempat melihat Sarah berada di sekolah pada 21 Oktober 2022.
Tetapi, saksi tersebut hanya mengetahui saat Sarah di sekolah. Setelah itu, saksi tidak tahu ke mana Sarah pergi.
“Anak saya tidak pernah ikut kegiatan ekstrakurikuler. Semenjak adanya pandemi, dia diam di rumah, enggak pernah main jauh. Dia lebih sering di rumah ketika pembelajaran sudah tatap muka. Tidak ada masalah di rumah, kalau pulang sekolah ya sudah di rumah, enggak ke mana-mana,” lanjut Zainal.
Dia tak menyangka jika putrinya memilih untuk pergi entah ke mana tanpa membawa kendaraan. Zainal hanya bisa pasrah dan menyerahkan kasus ini kepada pada Kepolisian sembari terus mencari ke beberapa tempat tujuan putrinya.
Baca Juga: Pamit Healing usai Dirundung Tetangga, Gadis Muda Ini Hilang Tak Kunjung Pulang
“Saya hanya ingin anak saya ditemukan dengan keadaan selamat, sehat. Kami mengharap dia segera ditemukan. Kami juga masih terus mencari,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Sarah dilaporkan hilang usai pamit healing karena di-bully tetangga. Perangkat Desa Kendal melaporkan hilangnya Sarah kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Magetan, Rabu (9/11/2022).
Gadis pelajar itu terakhir kontak dengan orang tuanya pada Jumat (21/10/2022). Awalnya, Sarah pamit berangkat sekolah.
Kemudian pukul 15.00 WIB, bukannya pulang, dia justru mengirimkan pesan pada orang tuanya. Dalam pesan itu, dia ingin pergi untuk healing atau berwisata karena merasa jadi korban bully oleh tetangga.
Lewat pesan itu pula, Sarah meminta orang tuanya tidak khawatir dan berjanji akan kembali. Namun, hingga 19 hari kemudian, Sarah tak kunjung pulang, hingga perangkat desa setempat melaporkan kejadian itu ke Polres Magetan.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan perihal laporan itu. Ada perangkat desa Kendal atas nama Zainal Mualifin yang melaporkan bahwa Sarah Dea Salsabila Firdaus telah hilang. Dia tidak pulang sejak 21 Oktober 2022.
Berita Terkait
-
Pamit Healing usai Dirundung Tetangga, Gadis Muda Ini Hilang Tak Kunjung Pulang
-
Pamit Healing karena Di-bully Tetangga, Sudah 19 Hari Siswi SMA Ini Justru Hilang
-
Edan! Pemotor Ini Ngebut ke Laut, Digulung Ombak Emoh Ditolong Lalu Hilang Tenggelam
-
Hujan Es dan Badai Terjang Ngawi, Belasan Rumah Rusak Ada yang Ambruk
-
Jelang Haul Perguruan Silat di Ngawi, Ratusan Polisi Disiagakan Antisipasi Bentrok
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Penjual Es Hingga Penjaga Warkop Ikut Diciduk Polisi Saat Demo di Grahadi
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar