"Federasi kontraS juga telah melakukan investigasi dengan metode digital forensik, kami menemukan sedikitnya ada ada enam fase tindakan aparat di dalam stadion selama enam menit yang mematikan itu, yang itu bisa kita masukkan dalam dugaan pembunuhan dan penyiksaan mengakibatkan korban luka dan meninggal dunia," katanya.
"Tindak dugaan pembunuhan dan penyiksaan itu lah yang menurut kami harus menjadi konsen polisi untuk memberikan rasa keadilan bagi korban," katanya menambahkan.
Dijelaskannya, bahwa tersangka yang hanya tiga orang aparat tidak relevan. Sebab ada banyak perwira yang masih harus diperiksa, ada banyak personel kepolisian yang juga harus diperiksa, tidak hanya diperiksa di level sidang etik. Termasuk eks Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta yang sama sekali belum diperiksa.
Kekinian, pihaknya sedang menyiapkan mekanisme pelaporan. "Kami sedang menyiapkan alur pelaporan sekaligus pengamanan bagi pelapor," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Elite PDIP Langsung Beri Pembelaan Usai Puan Panen Kritik Setelah Datangi Lokasi Tragedi Itaewon
-
Kunjungan Puan Maharani ke Tragedi Itaewon Dinilai Tak Memiliki Sense of Crisis Terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Berlatar TPA Bantargebang, Komika Egi Haw Bacakan Puisi Berjudul Kebaya Merah, Isinya Ngeri-ngeri Sedap
-
Kunjungi Itaewon, Puan Maharani Ditanya Kemana Saat Tragedi Kanjuruhan
-
'Ibu Belum Mendatangi Kanjuruhan', Polemik Puan dan Megawati Nyekar ke Lokasi Tragedi Itaewon
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Penjual Es Hingga Penjaga Warkop Ikut Diciduk Polisi Saat Demo di Grahadi
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya