SuaraJatim.id - Bencana gempa bumi Cianjur berkekuatan 5.6 pada Senin, 21 November 2022, lalu mengundang keprihatinan dunia. Sejumlah negara menyampaikan duka cita atas tragedi itu.
Salah satunya Pemerintah China. Mereka bahkan siap memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia untuk penanganan bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat ( Jabar ) tersebut.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian di Beijing, Rabu (23/11/2022). Ia juga mengatakan kalau Presiden China Xi Jinping telah menyampaikan pesan duka cita bagi korban ke Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).
"China siap memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan untuk bencana di Indonesia," katanya dikutip dari ANTARA, Kamis (24/11/2022).
"China dan Indonesia merupakan tetangga yang bersahabat," kata Zhao menambahkan dalam keterangan persnya.
Pihaknya merasa yakin bangsa Indonesia mampu mengatasi bencana tersebut dan segera membangun kembali rumah-rumah mereka yang rusak akibat guncangan gempa bermagnitudo 5,6 pada Senin (21/11) siang.
Namun dia tidak memerinci jenis dan rupa bantuan pemerintah China yang siap dikirimkan untuk korban bencana gempa Cianjur tersebut.
Dalam pesan duka cita yang dikirimkan kepada Presiden Jokowi pada Selasa (22/11), Presiden Xi mengaku terkejut mendengar bencana gempa di Indonesia yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian material.
Atas nama pemerintah dan dan rakyat China, Xi menyampaikan duka cita dan simpati kepada keluarga korban.
Baca Juga: 16 Anjing Dikerahkan Polri Cari Korban Gempa di Cugenang
Orang nomor satu di China itu juga sangat yakin bahwa di bawah pemerintahan Joko Widodo, masyarakat yang terdampak gempa akan bisa mengatasi bencana dan membangun kembali rumah-rumah mereka yang rusak.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas akibat gempa Cianjur sebanyak 271 orang dan hilang 40 orang.
Pencarian terus dilakukan
Sampai sekarang Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian di hari keempat terhadap korban yang dilaporkan masih hilang sebanyak 40 orang.
"Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing kekuatan personil, SOP dan petunjuk kerja di Posko SAR Gabungan yang terletak di Desa Cijedil," kata Kepala Kantor SAR Bandung Jumaril.
Ia menjelaskan lebih lanjut, di hari keempat rencana pencarian dibagi ke dalam dua lokasi, yakni Desa Cijedil dan kawasan sekitar Warung Sate Sinta yang keduanya berada di Kecamatan Cugenang.
Menurutnya upaya pencarian di Desa Cijedil di bagi ke dalam dua sif. Sif pertama dilakukan oleh 147 personel plus empat personel life detector, kemudian sif kedua dilakukan oleh 149 personel plus empat anjing pelacak.
Sedangkan di kawasan Warung Sate Sinta, menurutnya upaya pencarian juga dibagi ke dalam dua sif. Adapun sif pertama dilakukan oleh 153 personel plus lima anjing pelacak dan sif kedua dilakukan oleh 157 personel plus empat personel life detector.
Selain itu, menurutnya ada sebanyak 264 personel yang disebar ke 12 kecamatan untuk menyisir dan memastikan tidak ada korban lainnya yang perlu dievakuasi.
"Jika korban ditemukan akan di evakuasi ke RSUD Cianjur menggunakan ambulans dari pihak desa," kata dia.
Berita Terkait
-
16 Anjing Dikerahkan Polri Cari Korban Gempa di Cugenang
-
China Bakal Kirim Bantuan Penanganan Gempa Cianjur, Xi Jinping Sampaikan Duka Cita ke Jokowi
-
Kembali Ke Cianjur, Jokowi Ingin Pastikan Proses Evakuasi Korban Gempa Berjalan Lancar
-
Tim SAR Fokuskan Pencarian 40 Korban Gempa Cianjur yang Hilang di Desa Cijedil dan Kawasan Warung Sate Sinta
-
271 Orang Meninggal Dunia, China Siap Salurkan Bantuan Untuk Penanganan Gempa Cianjur
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo