SuaraJatim.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang Jawa Timur ( Jatim ). Kecelakaan itu menyebabkan dua orang meninggal dunia, Kamis (24/11/2022).
Satu korban seorang remaja cewek dan satu lagi balita. Keduanya meninggal di lokasi kejadian akibat menderita luka parah pada kepalanya. Korban si gadis berinisial DM (16) dan balita 2 tahun.
Kedua korban ini ditabrak sebuah truk bok hingga tubuh mereka terlempar, lalu kepalanya jatuh membentur aspal hingga menyebabkan luka serius. Hal itu disampaikan Kanitlaka Lantas Polres Malang, Iptu Sunarko.
Ia mengatakan, kedua korban adalah pengendara motor Honda Beat N-4468-EDQ. Setelah dievakuasi, jenazah keduanya dibawa instalasi jenazah RSUD Kanjuruhan, Kepanjen.
"Kasus kecelakaan sudah kami tangani. Kedua kendaraan yang terlibat sudah diamankan sebagai barang bukti. Saat ini, kami masih menyelidiki kasusnya," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Sunarko menjelaskan, peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, tepatnya di KM 116-117 Surabaya-Blitar. Motor yang dikendarai kedua korban bertabrakan dengan truk boks L-9875-AG yang dikemudikan OBL (36), warga Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Kronologisnya, motor yang dikendarai DM berboncengan dengan balita melaju dari barat ke timur dengan kecepatan sedang. Sesampai di lokasi, korban berusaha mendahului kendaraan roda empat tak dikenal yang melaju searah.
Sementara dari arah berlawanan, melaju truk box yang dikemudikan OBL. Karena jarak cukup dekat, apalagi motor yang dikendarai korban terlalu ke kanan, akhirnya terjadi tabrakan.
Akibat kejadian itu, tubuh kedua korban terpental ke median jalan. Kepala mereka terbentur yang mengakibatkan luka serius hingga membuat nyawa keduanya meregang.
Baca Juga: Ribuan Aremania Bakal Turun Jalan Lagi, Aksi Lanjutan Solidaritas Tragedi Kanjuruhan
Warga sekitar yang mengetahui kejadian lantas melaporkan ke Unit Laka Lantas Polres Malang. Arus lalu lintas dari dua arah sempat terhambat.
Arus lalu lintas kembali normal setelah jenazah kedua korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Serta kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti.
Berita Terkait
-
Ribuan Aremania Bakal Turun Jalan Lagi, Aksi Lanjutan Solidaritas Tragedi Kanjuruhan
-
Fakta-Fakta Bocah SD di Malang Dibully sampai Koma: Diseret Kakak ke Bendungan
-
Pembullyan di Sekolah Terjadi Lagi, Bocah SD di Malang Terbaring Koma Hingga Tuntut Pelaku Wajib Dihukum
-
Ada Gumpalan Darah Pada Otak Bocah SD Malang yang Dianiaya Kakak Kelasnya
-
12 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Bocah SD Koma Dianiaya Kakak Kelasnya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh