SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa menjadi sorotan warga Jatim kemarin, Jumat (25/11/2022). Mulai dari peristiwa miris seorang siswi SMP Negeri di Surabaya tiba-tiba loncat dari lantai dua gedung sekolah.
Siswi itu disebut-sebut nekat melakukan percobaan bunuh diri. Selain itu, peristiwa lain di Pasuruan ada cerita balita yang dicurigai diculik oleh genderuwo. Hal itu membuat warga gaduh dan membunyikan tetabuhan.
Selain itu masih ada sejumlah berita lain seputar Jatim seperti berikut ini:
1. Jatim kekurangan dokter
Dirjen Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan, Aryanti Araya menyebut Provinsi Jawa Timur masih kekurangan 27.897 dokter. Ini mengingat luas wilayah dan banyaknya jumlah warga di Jatim.
Ia mengatakan, Jawa Timur memiliki jumlah penduduk 41 juta. Akan tetapi jumlah dokternya baru 13.166. Sehingga di Jatim masih kekurangan 27.897 dokter. Demikian kata Aryanti Araya saat melakukan visitasi ke UPN Veteran Jawa Timur, Jumat (25/11/2022).
Ia melanjutkan, oleh sebab itu sesuai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Kesehatan dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada 12 Juli 2022 ada kebijakan peningkatan kuota mahasiswa dokter dan dokter spesialis, memperbanyak dosen dengan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), dan menambah rumah sakit pendidikan.
Saat ini, lanjutnya, sudah terdapat 92 Fakultas Kedokteran (FK) di 31 dari 34 provinsi di Indonesia. Namun, keberadaan dokter masih juga belum merata di semua daerah.
2. Siswi SMP nekat mau bunuh diri
Baca Juga: Buat yang Mau Liburan, Cuaca Hari Ini Sebagian Besar Wilayah Jatim Bakal Hujan
Entah apa yang menimpa siswi SMP Negeri di Kota Surabaya berinisial NS (13) ini. Siswi kelas VII itu tiba-tiba saja meloncat dari lantai gedung sekolahan.
Ia mencoba bunuh diri di sekolahnya tersebut, Jumat (25/11/2022). Beruntung nasibnya masih baik. Ia selamat meskipun mengalami cedera cukup serius. Peristiwa ini tentu menggegerkan seisi sekolahan.
Hidayat Syah Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mengatakan, usai jatuh, korban mengalami luka patah kaki sebelah kanan.
"Korban lompat dari lantai 2 SMPN 1 Surabaya, dan mengalami patah tulang kaki," ujarnya, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (25/11/2022).
3. Balita hilang diculik genderuwo
Seorang balita bernama Arda Dafa Erlanda (3), warga Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ) hilang dan sampai sekarang belum ketemu.
Berita Terkait
-
Buat yang Mau Liburan, Cuaca Hari Ini Sebagian Besar Wilayah Jatim Bakal Hujan
-
Jumlah Penduduknya Besar, Jatim Ternyata Masih Kekurangan 27.897 Dokter
-
Siswi SMP Surabaya Tiba-tiba Loncat dari Lantai 2 Gedung Sekolah Mau Bunuh Diri
-
4 Kekejaman Ibu di Surabaya Pukuli Anak 6 Tahunnya Sampai Meninggal
-
Penanganan Kasus Penganiayaan Pengacara Dinilai Lamban, Peradi Lapor ke Mabes Polri
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun
-
Pulang Diam-Diam dari Malaysia, TKI Tulungagung Temukan Oknum Polisi di Kamar Bersama Istri
-
Aroma Kopi dan Deru Hairdryer: Kedok Pabrik Narkoba Remote Control di Kamar Kos Sidoarjo
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang & Investasi Jatim-Kalbar: Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun
-
Siapa Mau Menyusul? Amuk Mentan Amran Copot Pejabat KPPG Surabaya di Tengah Rapat