SuaraJatim.id - Terputusnya jalur lalu lintas yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang di jalur Piket Nol atau Jembatan Geladak Perak, membuat warga memilih melewati jalur alternatif.
Jalur alternatif itu berada di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.
Meskipun terdapat potensi bahaya bagi yang melintas, masih banyak warga yang memanfaatkan jalur tersebut.
Hal itu seperti yang terlihat dalam unggahan akun instagram @inijawatimur.
Dalam video terlihat sejumlah sepeda motor memadati jalur di Curah Kobokan. Mereka
mengantri untuk melintasi jalan yang cukup terjal tersebut.
Para pengendara harus berusaha keras untuk melintas di aliran sungai yang cukup deras meskipun dangkal.
Sejumlah relawan pun turut membantu pengendara motor yang melintas. Sementara beberapa orang juga tampak memilih turun dari boncengan dan berjalan kaki melintasi sungai dengan menaiki eskavator yang ada di lokasi.
Seorang pengendara bahkan hampir terjatuh saat mencoba menerjang air sungai.
Baca Juga: Tega, Anak SMP Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Gegara Tak Terima Dimarahi Pacaran Kelewat Batas
Unggahan tersebut pun mendapat beragam komentar dari warganet.
"Apa tidak ada jalan alternatif lain?," tanya nisa***
"Pernah hujan deras nekat lewat sini, alhasil jatuh ke kali sekeluarga, sepeda macet, untung ditolong bapak-bapak lewat juga, penjaga sudah naik semua soalnya sudah mulai besar sungainya," kata dwi***
"Jalanku setiap hari min. Saranku sih kalau mau lewat sini jangan di atas jam 10 siang. Karena cuaca mendadak berubah di kawasan puncak dan lereng semeru," ujar luri***
"Kalau aku mah putar balik aja, serem," komen eddy***
"Menakutkan. Semoga selamat sampai tujuan," ucap ciela***
Berita Terkait
-
Tega, Anak SMP Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Gegara Tak Terima Dimarahi Pacaran Kelewat Batas
-
Kronologi Anak SMP Polisikan Ibu Kandung, Tak Terima Dimarahi Gegara Kepergok Pacaran Kelewat Batas
-
Viral Video Alasan Polisi Ungkap Tes Zigzag untuk SIM Motor
-
Gadis Tomboy yang Aniaya Balita di Bantaeng Ditangkap, Alasan Kesal Karena Rewel
-
Gagal Terpilih Jadi Ketua LPM Kelurahan Bedahan Depok, Pria Ini Minta RW Kembalikan Uangnya Gegara Dapat Suara Cuma Dua Biji
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru
-
Banyuanyar Green Smart Village, Bukti Kolaborasi Mampu Ubah Wajah Desa
-
Inovasi BRI: Pengguna GoPay Kini Bisa Cairkan Saldo Tanpa Kartu
-
Geopolitik Global Tekan Pasar Energi, BRI Perketat Manajemen Risiko
-
Gunung Semeru Menggeliat Dua Kali: Erupsi 1.000 Meter, Warga Lumajang-Malang Diimbau Siaga Level III