SuaraJatim.id - Sampai saat ini kepolisian masih terus memburu para pelaku perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar Jawa Timur, Santoso. Polisi mengerahkan semua upaya untuk memburu para pelaku.
Bukti-bukti yang ada saat ini adalah rekaman CCTV yang berada di sepanjang Jalan Sudanco Suprijadi. Polisi juga sudah mengumpulkan semua sidik jari komplotan perampok tersebut dari lokasi kejadian.
Hal ini disampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono. Para perampok itu, kata dia, saat ini diduga telah kabur atau melarikan diri ke luar kota.
"Ini baru dugaan dari arah pergerakan kendaraan tapi masih banyak kemungkinan lagi," kata AKBP Argo Wiyono, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (14/12/2022).
Kesimpulan bahwa para pelaku perampokan telah kabur ke luar kota ini berdasarkan analisis rekaman CCTV yang diperoleh oleh polisi.
Sejauh ini tim khusus dari Polda Jawa Timur dan Polres Blitar Kota telah mengantongi sedikitnya 3 rekaman CCTV, dimana satu diantaranya merupakan bukti kunci untuk mengungkap kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar.
Aksi para perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar sendiri sempat terekam kamera CCTV milik Dinas Kominfo yang berada tepat di depan gerbang. Dari CCTV tersebut terlihat jelas para pelaku yang menggunakan mobil ber plat merah masuk ke rumah dinas sebelum melancarkan aksinya.
CCTV tersebut secara otomatis juga merekam pelaku perampokan yang keluar usai merampok uang Rp 400 juta milik Wali Kota Blitar Santoso. Dari situlah polisi dapat melihat arah pelarian dari para pelaku.
Kesimpulan sementara para pelaku melarikan diri ke arah timur dari rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso. "Berdasarkan rekaman CCTV di depan gerbang terlihat mobil pelaku melaju ke timur ke utara, jadi dugaannya begitu," kata Kapolres Blitar Kota.
Baca Juga: Wali Kota Blitar Disekap di Rumah Dinas, Polisi Masih Dalami Keterangan Saksi dan Bukti-bukti
Lebih lanjut Polres Blitar Kota kini masih terus melakukan penyelidikan dan penelitian mendalam mengenai rekaman CCTV di sepanjang jalan protokol Kota Blitar. Polisi juga tengah memeriksa rekaman video dari kamera tilang elektronik yang dimilikinya.
"Selain CCTV kami juga periksa karena ETLE untuk mencari tahu arah pergerakan para pelaku," katanya menambahkan.
Selain menyelidiki arah pergerakan para pelaku perampokan, polisi juga tengah menyelidiki sampel sidik jari yang diambil oleh tim Labfor Polda Jatim.
Diharapkan dengan adanya penelitian sidik jari ini akan mempermudah proses pendeteksian pelaku kejahatan di rumah dinas Wali Kota Blitar.
"Tim juga masih memeriksa sidik jari yang telah diambil oleh pada waktu olah TKP kemarin itu akan jadi bahan penyelidikan investasi kami," ujarnya.
Tidak berhenti di situ, proses penyelidikan terus dilanjutkan oleh polisi. Kini total sudah ada 20 orang saksi yang telah diperiksa oleh polisi.
Berita Terkait
-
Wali Kota Blitar Disekap di Rumah Dinas, Polisi Masih Dalami Keterangan Saksi dan Bukti-bukti
-
Harta Dirampok Rp400 Juta dan Perhiasan Raib, Ternyata Segini Total Harta Kekayaan Wali Kota Blitar
-
Jadi Korban Penyekapan dan Perampokan Rumah Dinas, Ini Profil Wali Kota Blitar Santoso
-
3 Fakta Uang Rp400 Juta Wali Kota Blitar yang Dirampok, Ternyata Buat Bayar Utang Kampanye
-
Ngeri! Perampok Bahkan Ancam Telanjangi Istri Wali Kota Blitar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!