SuaraJatim.id - Sudah sebulan ini warga di Lamongan Jawa Timur ( Jatim ) resah diteror kuntilanak yang keluyuran tiap malam naik kereta kencana. Saking ketakutannya mereka sampai lapor ke polisi.
Ini terungkap dalam program Jumat curhat Polsek Lamongan bersama emak-emak warga Kelurahan Made Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Mereka mengadukan teror kuntilanak yang menghantui warga setiap malam tersebut.
Akibatnya, banyak warga yang kini tak berani keluar rumah malam-malam. Kemunculan kuntilanak ini terjadi di Perumahan Made. Beberapa warga mengaku melihatnya tengah malam keluyuran.
Seperti dikatakan Alvina, warga setempat. Ia mengatakan kalau teror kuntilanak tersebut sudah terjadi selama sebulan ini. Ia mendengar cerita dari tetangganya di perumahan sebelahnya.
"Kalau di perumahan saya, itu bunyi dokar kayak Nyi Roro Kidul, krimpying..,krimpying....,krimpying..,itu malam. Sering. Tapi kemarin setelah tiga minggu alhamdulillah hilang," ujarnya dalam video yang diunggah akun @beritalamongan.
Akun itu kemudian memberi caption unggahan videonya seperti ini:
"Bagi umat Islam, percaya pada yang ghaib itu wajib, namun ketakutan pada penampakan menjadi pro kontra oleh sebagian masyarakat di Lamongan.
Percaya atau tidak, rasa ketakutan karena penampakan kini dialami warga Desa Made Kecamatan Lamongan. Warga menilainya itu adalah penampakan kuntilanak yang sedang naik kereta kencana setiap malam, antara pukul 00.00 WIB - 01.00 WIB."
Kapolsek Lamongan AKP Fadelan menampung semua keluhan warga tersebut. Polisi akan menindak lanjutinya dengan melakukan patroli rutin ke Desa Made, kemudian menjaga komunikasi dengan pimpinan desa setempat.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Lamongan yang Jadi Favorit Sejuta Umat, Pernah Coba?
"Akan ditindak lanjuti, dengan program sambang desa, patroli, sambang tokoh masyarakat," katanya menambahkan.
Sebelumnya tidak ada laporan peristiwa tersebut ke kantor polsek setempat. Keluhan soal teror kuntilanak ini baru muncul dalam kegiatan Jumat curhat bersama warga ini.
"Belum ada laporan. Sampai sekarang belum ada. Terimakasih masyarakat sudah menyampaikan kepada kami, akan ditindaklanjuti," ujarnya.
Berita Terkait
-
5 Makanan Khas Lamongan yang Jadi Favorit Sejuta Umat, Pernah Coba?
-
Hotman Paris Duduk Dalam Masjid Saat Jamaah Sedang Salat, Netizen Malah Ribut Penampakan Kuntilanak
-
Jadwal Kick Off Kompetisi Liga 2 Tak Pasti, Program Latihan Persela Jadi Berantakan
-
Mistis, Ada Penampakan Kuntilanak di Proyek Pembangunan Turap Bontang
-
Kisah Horor: Gadis Cantik Ini Mengaku Berteman Baik dengan Makhluk Halus, Sosoknya Bikin Penasaran
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik
-
Si Brilian dari Magetan: Kisah Sapi Bermata Tiga yang Menolak Ditawar Harga Selangit
-
KTP Ada di Dompet, Tapi Namanya Gentayangan: Skandal ASN Sumenep Curi Identitas Sopir
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T