SuaraJatim.id - Pemain muda Timnas Indonesia asal klub Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan mendapat penghargaan sebagai pemain muda terbaik dalam gelaran Piala AFF 2022 kemarin.
Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Marsel, termasuk bagi Persebaya Surabaya. Pelatih Persebaya Aji Santoso bahkan memberikan dukungan kepada Marselino jika ada tim luar negeri yang berminat memakai jasanya, karena dirasa jenjang karirnya masih panjang.
Aji meminta Marselino tidak cepat puas dengan semua hasil yang saat ini diraihnya karena masa depannya masih panjang dan sangat cerah. Saat ini usia Marsel--sapaan akrabnya--masih 19 tahun. Artinya karis profesionalnya sebagai pemain sepak bola masih sangat panjang.
"Kita tahu Marsel masih sangat muda, saya sangat support, kalau ada tim luar negeri yang menginginkan Marsel, mudah-mudahan nanti ada, pasti akan kami lepas jika Marsel bermain di luar negeri," kata Aji Santoso dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Kamis.
"Saya selalu berpesan kepada Marselino, kamu masih muda, jangan cepat puas diri, jangan cepat bangga, jangan meremehkan pemain-pemain yang lain, tetap humble, tetap rendah hati, dan yang penting tetap mengejar impian sebagai pemain bola profesional ke jenjang yang lebih tinggi," kata pria mantan pemain timnas itu.
Menurut pelatih asal Malang tersebut, seorang pemain sepak bola boleh puas diri setelah selesai main boleh atau bisa dikatakan pensiun.
"Selesai menjadi pemain bola, itu baru boleh puas, selama dia masih bermain bola gak boleh puas diri, karena puas itu akan membahayakan Marsel," ujar Aji.
Sementara itu, pemain muda asal Surabaya Marselino Ferdinan bersyukur atas segala raihan yang dia peroleh hingga saat ini, termasuk dinobatkannya sebagai pemain muda terbaik di Piala AFF 2022.
"Puji Tuhan, saya bersyukur diberikan penghargaan itu, semoga saya semakin berkembang dan lebih bekerja keras lagi," kata pemain berumur 18 tahun tersebut.
Sebelumnya, Marselino Ferdinan dinobatkan sebagai pemain muda terbaik usai Timnas Thailand menjadi juara berkat kemenangan melawan Vietnam pada laga final leg ke-dua Piala AFF 2022 di Thammasat Stadium, Bangkok.
Sebelum momen perayaan juara, peraih penghargaan individu Piala AFF 2022 diumumkan, wonderkid andalan Timnas Indonesia tersebut berhasil menjadi pemain muda terbaik.
Marselino Ferdinan mengikuti jejak Pratama Arhan yang pada edisi sebelumnya dengan menyabet penghargaan serupa. ANTARA
Tag
Berita Terkait
-
Beda Nasib Dua Anak Asuh Shin Tae-yong, Naturalisasi Persib Bandung dan The Golden Boy Persebaya Surabaya
-
5 Pemain Timnas Indonesia yang Kariernya Melesat Sejak Dilatih Shin Tae-yong
-
Persebaya Tampil Spektakuler Tumbangkan Persita Tangerang 5-0, Aji Santoso Puji Pemain Baru
-
Marselino Cetak Brace saat Persebaya Menang Telak 5-0 atas Persikabo
-
Liga 1: Anak Emas Shin Tae yong Cetak Brace, Persebaya Pecundangi Persita Lima Gol Tanpa Balas
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri