SuaraJatim.id - Kasus kriminal pembacokan orang di wilayah Madura sudah kerap terjadi. Motivnya bisa bermacam-macam, dendam, perampokan atau penganiayaan.
Seperti kemarin, seorang warga bernama Mustaji (45), warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, dibacok-bacok orang tak dikenal, sekitar pukul 12.30 WIB.
Seperti dikatakan Kapolres Sampang AKBP Siswantoro melalui Kasi Humas Ipda Sujianto. Ia mengatakan kejadian penganiayaan dengan senjata tajam dan saat ini telah dilakukan pengembangan.
"Iya benar mas, kejadiannya kemarin siang di counter Hp yang berada di Dusun Padengdeng, Desa Pangereman. Korban dibacok pelaku menggunakan senjata tajam," ujarnya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (20/2/2023).
Ia menambahkan, sebelum terjadinya pembacokan, korban yang berada di counter HP, mendadak dihampiri oleh dua orang pria bersepeda motor.
"Pelaku turun dari sepeda motor dan langsung menganiaya korban dengan sebilah celurit, melihat korban tersungkur, pelaku lalu kabur. Sedangkan korban, dilarikan ke RSUD Ketapang oleh warga," tegasnya.
Akibat kejadian pembacokan tersebut, korban mengalami luka bacok diantaranya di bagian punggung, tangan kanan hingga tulang ibu jari putus. Luka pada lengan tangan kanan bagian atas hingga terkelupas, dan luka di perut sebelah kiri.
"Barang bukti yang diamankan yakni 1 unit sepeda motor Bison bernopol K 6191 AHF warna biru hitam, dan 1 pasang sandal warna coklat merk Neckermann, diduga milik salah satu pelaku," katanya.
Tidak hanya itu, pasca kejadian pembacokan, beredar video korban saat ditangani oleh petugas medis di salah satu rumah sakit, Bahkan, sempat viral di sejumlah media sosial.
Tag
Berita Terkait
-
Ngeri! Seorang Pria di Karawang Jadi Korban Begal Sadis Saat Pulang Kerja, Korban Alami Luka Parah Dibagian Ini
-
Bapak dan Anak Aniaya Warga Pakai Golok hingga Kritis, Begini Endingnya
-
Waduh, Korban Pembacokan di Titik Nol Yogyakarta Malah Dilaporkan Balik Tersangka ke Polisi!
-
Seorang Remaja di Padang Dibacok Sekelompok Orang, Polisi: Bukan Tawuran
-
Polisi Purwakarta Buru Pelaku Pembacokan Terhadap Pria yang Hendak Jemput Istri
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit