SuaraJatim.id - Tak hanya Panitia Penyelenggara (Panpel) Persebaya Surabaya yang meminta penundaan pertandingan, pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur juga meminta hal yang sama, yakni menunda pertandingan.
Laga derby Jatim antara Bajol Ijo vs Singo Edan ini acap kali menimbulkan kerusuhan ketika digelar. Ini terjadi mengingat rivalitas kedua tim yang sangat tinggi. Di sisi lain, kedua tim sama-sama memiliki suporter fanatik dan militan.
Persebaya memiliki basis masa suporter Bonek yang hampir setiap pertandingan selalu mengiringi perjalanan tim. Begitu juga dengan Aremania yang juga kerap datang mendukung timnya ke manapun berada.
Berikut ini pertimbangan kenapa laga Persebaya vs Arema FC harus digelar di luar Jatim:
1. Tak ada tempat cukup menggelar laga
Melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Dirmanto menjelaskan, pertandingan antara Persebaya Surabaya Vs Arema FC ditunda, karena memang tak ada tempat yang cukup layak, guna menggelar pertandingan tersebut.
"Kami merekomendasikan pertandingan antara Persebaya dan Arema untuk ditunda, hal ini kami lakukan karena infrastruktur Gelora Bung Tomo dalam renovasi," ujar Dirmanto, Kamis (2/3/2023).
2. Gelora Bung Tomo direnovasi
Stadion home base Persebaya Surabaya, Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sampai saat ini masih direnovasi oleh pemerintah daerah setempat menjelang Piala Dunia U-20 yang bakal digelar Mei nanti.
Baca Juga: Rivalitas Tinggi, Laga Derby Persebaya VS Arema FC Terancam Ditunda?
GBT ditunjuk menjadi salah satu dari enam stadion di Indonesia yang bakal menggelar laga dalam fase grup piala dunia U-20 nanti. Sejak beberapa waktu lalu stadion ini telah diinspeksi oleh FIFA, dilakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur stadion.
3. Stadion sementara tidak layak
Selama GBT direnovasi sebagai persiapan Piala Dunia U-20, Persebaya dalam beberapa laga menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) milik Gresik. Namun stadion ini tidak sebesar dan selengkap GBT.
Di sisi lain, menurut polisi GJS juga tak layak dari sisi keamanan. Misalnya untuk kapasitas penonton, stadion ini juga tidak akan cukup menampung animo suporter yang dipastikan bakal membanjiri laga ini.
4. Rivalitas tinggi
Selain itu, kedua tim sendiri memiliki suporter atau pendukung yang memiliki rivalitas tinggi diantara keduanya, sehingga Stadion GJS secara keamanan dirasa kurang.
Berita Terkait
-
Rivalitas Tinggi, Laga Derby Persebaya VS Arema FC Terancam Ditunda?
-
Laga versus Persebaya Surbaya Ditunda, Arema FC: Kami Patuhi Keputusan
-
PT LIB Sebut Alasan Ini Sebagai Penyebab Laga Derby Jatim Persebaya vs Arema FC Ditunda
-
Persebaya vs Arema FC Ditunda, PT LIB Jadwalkan Ulang
-
Polda Rekomendasikan Laga Persebaya vs Arema FC Digelar di Luar Jatim
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan