SuaraJatim.id - PDI Perjuangan acap kali merespons segala isu menggunakan bahasa simbol. Termasuk ketika Jokowi-Mega bertemu. Presiden dan Ketua Umum PDIP itu bertemu dalam perjamuan makan di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (18/03/2023).
Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, pertemuan Jokowi-Mega memiliki makna mendalam. Hidangan makan yang disajikan pun bermakna. Dimana pada pertemuan itu disajikan menu sayur lodeh yang lezat.
Hasto menjelaskan, betapa sayur lodeh memiliki arti dan filosofi tertentu bagi Indonesia yang kaya dengan citarasa, termasuk sayur lodeh. Lodeh menurut dia merupakan hidangan istimewa sebab dulu dikonsumsi Bung Karno saat masa konfrontasi fisik.
"Lodeh ini menjadi hidangan yang istimewa, karena dulu Bung Karno ketika mencoba di masa-masa konfrontasi fisik, Ibu Fatmawati sempat mengadakan lomba memasak untuk mencari siapa juru masak terbaik yang bisa memasak menghadirkan sayur lodeh," kata Hasto saat ditanya wartawan di Vasa Hotel Surabaya di sela-sela pelantikan DPD Taruna Merah Putih (TMP) Jatim, Minggu (19/3/2023).
"Sayur lodeh ini kan simbol ketika menghadapi berbagai tantangan, di situlah saripati simbolisasi keselamatan dilakukan," ungkap Hasto menambahkan dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Adapun dalam pertemuan itu, Hasto menyebut suasananya berjalan sangat baik dan penuh keakraban. Pertemuan antara Presiden Jokowi dan Megawati memang dilakukan secara rutin periodik.
"Pertemuan berjalan dengan sangat baik. Membahas hal-hal strategis, tak hanya terhadap problematika bangsa saat ini, dinamika politik saat ini, tapi juga arah bagi masa depan," tegas Hasto.
Pertemuan Megawati dan Presiden Jokowi pun membahas tentang Pilpres dan tahapan-tahapannya. Dimana masih ada waktu bagi partai untuk menentukan figur yang akan diusung.
"Masih ada waktu, buat apa kita punya KPU yang telah menetapkan tahapan-tahapan pemilu kalau tidak percaya pada KPU. Dan menurut KPU September (penentuan Capres)," kata Hasto.
Baca Juga: Makna Di Balik Hidangan Sayur Lodeh Saat Pertemuan Jokowi Dan Megawati, Simbol Berbagai Tantangan
Hasto pun memastikan bahwa ketua Umum PDIP Megawati akan mengambil keputusan yang tepat terkait sosok Capres-Cawapres tersebut. Dan, Pemilu 2024 juga pasti akan dilaksanakan. Apalagi kemarin ada pertemuan antara Megawati dengan Presiden Jokowi.
"Kemarin sudah diawali dengan suatu dialog. Bayangkan dua jam empat mata antara ibu Mega dan pak Presiden Jokowi. Pasti itu membahas hal-hal yang sifatnya serius," ujar Hasto.
Berita Terkait
-
Makna Di Balik Hidangan Sayur Lodeh Saat Pertemuan Jokowi Dan Megawati, Simbol Berbagai Tantangan
-
Megawati Bertemu Jokowi Selama 3 Jam di Istana Merdeka, PDIP Bongkar Isi Pembicaraan
-
Resep Ramadhan: Sayur Lodeh Lezat Gak Bikin Ribet
-
Megawati Curhat Kasihan dengan Jokowi, Hasto PDIP: Itu Bagian dari Pembelaan
-
Jokowi Puji Megawati: Tetap Kalem Umumkan Capres, Tak Grusa-Grusu Seperti yang Lain
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
-
Berkedok Mobil Dinas, 4 Petugas PLN Lumajang Gasak Kabel Listrik Aktif
-
Buntut Video Panas 2 Menit: Nasib Mahasiswa Unair Kini di Tangan Komisi Etik
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen