Ronald Seger Prabowo
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha di Dusun Sembung, Dusun Sumbernanas, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Rabu (5/8/2026) pagi. [Beritajatim]
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda rumah dan tempat usaha di Kabupaten Blitar pada Rabu, 5 Agustus 2026.
  • Api diduga berasal dari tungku yang menyambar uap bensin eceran, melukai tiga anggota keluarga.
  • Petugas gabungan memadamkan api dalam waktu satu jam dan mengevakuasi para korban untuk perawatan.

SuaraJatim.id - Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha di Dusun Sembung, Dusun Sumbernanas, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Rabu (5/8/2026) pagi.

Insiden tersebut mengakibatkan tiga anggota keluarga mengalami luka bakar, dengan sang ibu dilaporkan menderita luka paling serius.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu percikan api dari tungku penggorengan yang menyambar uap bensin eceran yang dijual di rumah tersebut.

Perwira Pengendali (Padal) Pamapta Polres Blitar, Ipda Yuda Rahman Prawira Utama, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 05.28 WIB.

"Kami menerima laporan kejadian kebakaran ini melalui saluran Call Center 110 tepat pada pukul 05.28 WIB. Merespons laporan tersebut, kami segera berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran dan tiba di lokasi pada pukul 06.00 WIB," kata Yuda melansir Beritajatim--jaringan Suara.com.

Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan upaya pemadaman dan pengamanan area. Penanganan melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran, personel Pamapta dan Sabhara Polres Blitar, serta Tim Inafis yang melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari keterangan awal yang dihimpun polisi, peristiwa bermula saat anak pemilik rumah sedang melayani pembeli bensin eceran. Pada waktu yang hampir bersamaan, sang ibu menyalakan api untuk menggoreng makanan.

Diduga, uap bensin yang mudah terbakar tersambar api dari tungku sehingga kobaran api dengan cepat membesar dan mengenai ketiga anggota keluarga tersebut.

"Penyebab utamanya bermula dari aktivitas korban yang merupakan pedagang bensin eceran. Saat kejadian, sang anak sedang melayani pembeli bensin. Di saat yang bersamaan, ibunya tanpa sengaja menyalakan api untuk keperluan menggoreng," kata Yuda.

Baca Juga: Api Mengamuk di Kawasan Bromo, Akses Wisata dari Lumajang dan Malang Ditutup

Akibat kejadian itu, ayah, ibu, dan anak mengalami luka bakar dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Dari ketiga korban, kondisi sang ibu dilaporkan mengalami luka bakar paling berat.

"Informasi awal, korban ada tiga orang. Dari ketiganya, luka bakar paling parah dialami oleh pihak istri," ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 07.00 WIB atau sekitar satu jam setelah proses penanganan dimulai, sehingga api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Hingga kini, Unit Inafis Polres Blitar masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi juga mendalami apakah terdapat faktor lain yang turut memicu terjadinya peristiwa tersebut.

Load More