- Pemerintah menyatakan seluruh proses evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Santosa II telah tuntas sepenuhnya pada hari Selasa (4/8/2026).
- Sebanyak 62 penumpang terakhir berhasil dievakuasi dengan selamat dari Pulau Masalembu dan langsung ditempatkan di hotel untuk beristirahat.
- Pemerintah memastikan pemrosesan santunan asuransi bagi para korban sebagai wujud tanggung jawab negara dalam melindungi masyarakat terdampak musibah.
SuaraJatim.id - Pemerintah memastikan seluruh proses penanganan korban kebakaran KMP Mutiara Santosa II telah tuntas setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, termasuk 62 korban terakhir yang dievakuasi dari Pulau Masalembu.
Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengatakan seluruh rangkaian penanganan darurat, mulai dari penyelamatan, evakuasi hingga pemenuhan hak para korban, telah diselesaikan.
"Kami sangat berduka cita atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita. Alhamdulillah hari ini semua proses selesai," ujar Suntana, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, sejak insiden terjadi pemerintah langsung mengerahkan seluruh unsur terkait untuk melakukan operasi penyelamatan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama sejumlah instansi juga turun langsung ke lapangan guna memimpin proses evakuasi para korban.
Selain memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi, pemerintah juga telah memproses pemberian santunan asuransi bagi korban maupun keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan negara kepada masyarakat yang terdampak musibah tersebut.
"Ini salah satu wujud nyata bahwa negara hadir ketika masyarakat mengalami musibah atau bencana," katanya.
Suntana menjelaskan, 62 penumpang terakhir yang dievakuasi dari Pulau Masalembu telah tiba dengan selamat. Seluruh korban kemudian dibawa ke hotel untuk beristirahat sebelum menjalani proses lanjutan.
Ia menambahkan, seluruh kebutuhan akomodasi korban selama masa penanganan menjadi tanggung jawab perusahaan pemilik kapal.
Baca Juga: Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi
Wamenhub juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penanganan, di antaranya Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Pelindo, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Jasa Raharja, pemerintah daerah, serta berbagai unsur lain yang bekerja secara terpadu.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, mendukung, dan mendoakan sehingga seluruh proses berjalan dengan lancar," ujarnya.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek