SuaraJatim.id - Kasus pemerkosaan siswi SD (12) di Banyuwangi viral di media sosial setelah perkaranya belum juga ditangani kepolisian.
Perkara ini sebenarnya sudah dilaporkan orang tua korban pada 16 Agustus 2023. Ayah korban juga telah memberikan informasi detail mengenai kasus perkosaan ini, termasuk pelaku.
Diduga, pelaku merupakan tetangga korban yang berinisial DS yang masih duduk dibangku SMA. Kasus pemerkosaan tersebut terjadi di rumah saudara korban.
Berdasarkan keterangan ayah korban, pelaku telah melakukan perbuatan bejatnya tersebut sejak Juli hingga Agustus 2023. Tidak sendiri, pelaku bersama rekannya yang menggunakan topeng.
Polresta Banyuwangi angkat bicara mengenai kasus tersebut. Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja mengaku tengah mengebut proses penyidikan kasus tersebut.
“Saat ini penyidik tengah menjalankan tugas guna mendapatkan alat bukti yang kuat,” katanya dikutip dari TIMES Indonesia--jaringan Suara.com, Senin (9/10/2023).
Pihaknya memastikan memperlakukan prioritas terhadap kasus tersebut. Agus menyebut butuh waktu untuk mendapatkan bukti yang kuat.
“Ini kasus prioritas. Namun harap sedikit bersabar, butuh waktu guna mendapatkan minimal 2 alat bukti. Dan penyidik kami terus berupaya melengkapi alat bukti,” ungkapnya.
Korban telah dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) guna mendapatkan minimal 2 alat bukti. “Dari 2 alat bukti tersebut selanjutnya dijadikan acuan dalam penetapan tersangka. Dan dengan 2 alat bukti baru bisa mengamankan pelaku,” beber Agus.
Baca Juga: Kasus Perkosaan Siswi SD di Banyuwangi Tak Terselesaikan, Netizen Tuntut Polisi Tindak Tegas
Polresta Banyuwangi memberi penanganan ekstra hati-hati pada kasus tersebut, mengingat terduga pelaku masih anak-anak.
“Kita pun harus berhati-hati, karena terduga pelaku juga masih anak-anak. Makanya, perlu bukti yang kuat dalam kasus ini,” imbuhnya.
Sementara itu, korban mengalami trauma berat hingga tidak berbicara dan keluar dari rumah. Satreskrim Polresta Banyuwangi berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan pendampingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah
-
Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru
-
PB Alkhairaat Dukung Langkah Presiden Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional
-
Gubernur Khofifah Salurkan Beragam Bansos Bagi Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar
-
Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari