SuaraJatim.id - Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SAW untuk memberikan petunjuk bagi umat manusia melalui Al Quran, hadist, hingga sunah. Salah satunya soal etika saat hubungan suami istri.
Melansir Islam Question & Answer, berikut ulasan lima adab Nabi Muhammad saat berhubungan suami istri sesuai ajaran Islam.
1. Bahagia Terima Ajakan Istri Bersenggama
Dalam hadist yang diriwayatkan Abu Dharr, Nabi Muhammad SAW ditanya kewajiban suami memenuhi hasrat seksual istrinya dan ganjaran pahalanya. Lantas Nabi menjawab suami harus dengan senang hati menerimanya karena akan mendapat pahala.
"Apakah kamu tidak melihat bahwa jika dia melakukannya dengan cara yang haram, dia akan dihukum karena itu (berzina). Tapi jika dia mengerjakannya dengan cara halal (menikah), maka akan diberi pahala," tulis dalam kita riwayat Muslim.
2. Tidak Terburu-buru
Diceritakan langsung Nabi Muhammad SAW, bahwa sebelum melakukan hubungan badan, ia akan lebih dahulu bermain dan bercanda dengan istrinya. Termasuk juga melontarkan kata-kata baik dan mencumbunya dengan ciuman.
Perilaku ini saat ini dikenal dengan istilah foreplay atau pemanasan, tujuannya agar istri maupu suami sama siap dan tidak sakit saat berhubungan intim.
3. Membacakan Bismillah Doa Lebih Dulu
Agar hubungan intim suami istri berbuah pahala, maka Nabi Muhammad SAW berdoa agar kegiatan yang dilakukan tidak diikuti setan dan jin, baik itu untuk dirinya maupun untuk istrinya.
Doa yang artinya: Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah jauhkan kami dari setan dan jauhkanlah setan darinya (istriku), dan apa yang kau anugerahkan kepada kami (anak-anak kami).
4. Boleh Berganti Posisi Seks
Sebagaimanna firman Allah SWT yang mengumpamakan istri sebagai tanah atau ladang, maka suami boleh melakukan hubungan intim dengan cara dan posisi seks apapun.
Tapi dengan catatan suami hanya boleh memasuki atau penetrasi ke dalam lubang vagina atau Miss V, dan tidak boleh masuk ke lubang anus, karena termasuk perbuatan haram. Sehingga boleh penetrasi dari belakang tapi dengan catatan tetap harus memasuki lubang vagina.
"Terkutuklah orang yang menyetubuhi wanita atau perempuan melalu dubur (anus)nya," ujar Nabi Muhammad SAW dalam hadist sahih yang diriwayatkan Ibnu Udayy.
Berita Terkait
-
Pesan Menyentuh Habib Luthfi Untuk Warga Bogor: Harus Selalu Ingat Merah Putih
-
Mengenal Sosok Muhammad Al Fatih yang Disebut-sebut Ketua MK, Benarkah Diangkat Panglima oleh Rasul?
-
Apa Enaknya Hubungan Intim yang Dipaksakan? Ternyata Bisa Bikin Sperma Laki-laki Jadi Seperti Ini
-
Denny Caknan Bagikan Momen Maulid Bareng Tetangga, Sandal yang Dipakai Bikin Netizen Salfok
-
5 Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Berbagai Wilayah Indonesia, Ada Daerahmu?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Mahasiswa Unair Desak Pemerintah Jalankan 7 Tuntutan Ekonom
-
Perbankan Nasional Masih Mampu Jalankan Peran sebagai Penggerak Ekonomi dari Penyaluran Kredit
-
BRI Consumer Expo 2026: Suku Bunga Ringan dan Promo Menarik untuk Semua
-
Khofifah Salurkan Bansos Rp2,27 Miliar di Probolinggo, Dorong Kemandirian dan Kurangi Kemiskinan
-
Outing Class Berubah Kelam: Saat Ombak Pantai Pangi Seret 3 Santri, 1 Dinyatakan Hilang