SuaraJatim.id - Seorang pria berinisial S usia 32 tahun tewas usai dibacok M, warga Sokobanah Sampang. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Gowa Timur, Desa Pangereman, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan pada Kamis (19/10/2023) siang.
M diduga tidak terima H yang merupakan menantunya diselingkuhi S. H diketahui sudah lama ditinggal suaminya yang bekerja di Malaysia.
Pelaku yang tersulut emosinya mendatangi rumah S bersama rekannya dengan membawa celurit. Korban sempat kabur melalui dapur dan naik ke atap rumah, namun tetap dikejar.
Saat korban melompat dari atap dapur, pelaku menyabetkan celurit yang mengenai kepala, tangan kanan dan kiri, serta paha kiri.
Korban yang mengalami luka cukup parah tersebut kemudian meninggal dunia.
Disadur dari Suarajatimpost.com--media parnet Suara.com, Kasi Humas Polres Pamekasan Iptu Sri Sugiarto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku tidak terima menantunya berselingkuh dengan korban.
“Saat ini, Satreskrim Polres Pamekasan telah menangkap pelaku berikut barang bukti berupa baju, sarung korban yang berlumur darah dan sebilah celurit yang terdapat bercak darah,” katanya.
Iptu Sri Sugiarto mengungkapkan, Satreskrim Polres Pamekasan masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Termasuk kemungkinan adanya tersangka lain.
“Pelaku terancam dikenai pasal 170 ayat 3 KUHP subs pasal 351 ayat 2 ke 3 KUHP,” tegasnya.
Baca Juga: Cerita Dokter Sumy Hastry Autopsi Jasad Ibu-Anak di Subang, Gemes Polisi Lelet Padahal Ada Bukti
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya