Scroll untuk membaca artikel
Baehaqi Almutoif
Jum'at, 27 Oktober 2023 | 19:45 WIB
Bagian yang retak di Jembatan Kaca Kampung Warna-Warni Jodipan. [Ketik.co.id]

SuaraJatim.id - Jembatan kaca di Kampung Warna-Warni Malang mengalami keretakan di bagian ujung. Retaknya jembatan kaca tersebut sempat viral di media sosial.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Warna-Warni Jodipan, Kota Malang, Agus Kodar mengatakan, keretakan tersebut tidak terjadi pada bagian konstruksi kacanya. Melainkan jauh di ujung antara baja dengan beton.

"Sebetulnya tidak pengaruh karena jauh dari kaca. Retakan itu berada disambungan antara baja dengan beton, di situ saja. Misalnya bangunan rumah, apapun yang bersambungan kan ada garisnya, nah retaknya di situ," kata Agus dikutip dari Ketik.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (27/10/2023).

Agus mengungkapkan, sebenarnya kondisi retakan di jembatan kaca tersebut sudah lama terjadi. Dia juga telah melaporkannya kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) serta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang. 

Baca Juga: Kejutkan Pengguna Jalan, Mobil Sedan Tiba-Tiba Terbakar di Tengah Jembatan Ranugrati Malang

Menurut Agus, Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi menyarankan untuk ditutup sementara dan secepatnya jembatan tersebut diperbaiki.

"Kita tidak tahu kapan akan dilakukan perbaikan. Mungkin kita lihat saja sampai Senin besok. Nanti pengurusnya Kampung Tridi juga akan saya panggil untuk koordinasi," katanya.

Agus mengaku telah meminta akademisi dari Universitas Brawijaya Malang untuk mengecek jembatan tersebut. Hanya saja, sampai sekarang belum mengetahui hasilnya.

Jembatan kaca di Kampung Warna-Warni Kota Malang didesain oleh perancang Suramadu. Agus memastikan kontruksinya layak dan aman.

"Konstruksi kacanya layak, sudah diinspeksi dan dilihat. Orang yang membuat jembatan ini juga menjadi juara satu mendesain Jembatan Suramadu. Pengukuran jarak antar kaca sudah sesuai dengan prosedur. Jadi katakanlah dengan beban 50 orang dikali 50 kg, itu jembatannya masih bisa," paparnya. 

Baca Juga: Jembatan Kaca The Geong Banyumas Ditutup Sementara, Masih Menunggu Sertifikat Layak

Jembatan kaca ini menghubungkan dua kampung wisata, yakni Kampung Warna-Warni dan Tridi. Apabila ditutup sementara untuk perbaikan sebenarnya tidak masalah. Wisatawan masih punya akses untuk mengunjungi kedua kawasan.

Load More