SuaraJatim.id - Polres Pasuruan merilis kasus bapak mertua membunuh menantu di Purwodadi pada Selasa (31/10/2023). Terungkap motif Khoiri (52) menggorok Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23).
Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz mengatakan pelaku ini tak bisa menahan nafsunya setelah melihat menantunya selesai mandi.
Saat kejadian, suami korban sedang keluar mendapat panggilan interview dari salah satu perusahaan.
“Pelaku terangsang dengan korban karena melihat korban telah selesai mandi. Kemudian pelaku menindih korban dan menciuminya sehingga korban berteriak dan takut sehingga pelaku mengambil pisau yang berada di dapur,” kata Aziz dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Kamis (2/11/2023).
Pisau tersebut digunakan untuk menusuk korban. Hasil pemeriksaan ditemukan luka sedalam 13 sentimeter di leher korban yang membuatnya kehabisan darah.
Diketahui, pelaku ini telah lama menduda sejak 2003. Pelaku, korban, dan suaminya yang juga anak Khoiri tinggal serumah.
Ketika dimintai keterangan di depan awak media, pelaku mengakui tengah di bawah pengaruh alkohol.
Korban meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Begitupun dengan kondisi bayi yang berusia 7 bulan di dalam kandungannya. Korban dan anaknya sudah dimakankan bersebalahan dengan tempat pemakaman umum.
“Pelaku dikenakan asal berlapis yakni Pasal 338 (KUHP), pembunuhan dengan ancaman 15 tahun. Lalu Pasal 351 dan juga Pasal 44 ayat 3,” katanya.
Baca Juga: Siapa Pensiunan Polisi yang Anaknya Bunuh Bocah SD di Sulteng? Ini Sosoknya
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Ahmad Doni mengatakan, pelaku dikenakan pasal pembunuhan. Mengenai pelecehan seksualnya masih diperlukan bukti yang mendalam.
“Untuk pasal pelecehan masih kami lakukan pembuktian terlebih dahulu,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah
-
Puluhan Pengendara di Tulungagung Terjaring Razia Pajak, Ada yang Langsung Bayar di Tempat
-
Maut di Lajur Lambat: Tragedi Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jomo
-
Mahasiswa Unair Desak Pemerintah Jalankan 7 Tuntutan Ekonom
-
Perbankan Nasional Masih Mampu Jalankan Peran sebagai Penggerak Ekonomi dari Penyaluran Kredit