SuaraJatim.id - Polres Pelabuhan Tanjung Perak akhirnya mengamankan pelaku penganiaya seorang wanita yang ditemukan lemas di bawah Jembatan Suramadu pada 22 Oktober 2023.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Muhammad Prasetyo mengatakan, dua orang yang diamankan tersebut, yakni Achmad Fadil Syarif (19) yang merupakan pacar korban dan Amrullah (23) rekannya. Keduanya diamankan di Madura. Pelaku tidak memberikan perlawanan saat diamankan.
Sebenarnya ada satu lagi pelaku yang belum tertangkap dan telah ditetapkan sebagai buron.
Polisi juga mengamankan satu unit mobil Calya abu-abu yang disewakan, satu buah kaus putih dan hitam.
Kepada polisi, kedua pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena menolak untuk menggugurkan kandungannya.
“Korban dipaksa oleh pelaku untuk meminum pil KB. Karena korban tidak mau, kemudian terjadi cekcok, para pelaku emosi, sehingga terjadi pengeroyokan,” katanya dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Kamis (2/11/2023).
Prasetyo mengungkapkan, pihak korban telah mengajukan pencabutan laporan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. “Pencabutan laporan agar permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.
Sementara itu, AHS korban dari penganiayaan membenarkan telah mencabut laporan terkait penganiayaan yang dilakukan pacarnya dan kawan-kawannya tersebut.
“Masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak keluarga bawasanya pihak dari terlapor atau tersangka telah meminta maaf kepada pihak keluarga saya dan telah melakukan pertanggungjawaban sesuai dengan mestinya,” kata AHS.
Baca Juga: Maykel Jordan, Personel Polrestabes Medan Dianiaya di Karo gegara Dituduh Begal
Sebelumnya, seorang wanita berunisial AHS, berusia 21 tahun, warga Semampir ditemukan lemas dengan luka lebam. Korban diduga dianiaya pacarnya karena menolak melakukan aborsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan