SuaraJatim.id - DPRD Jawa Timur menggelar rapat paripurna untuk mengerucutkan tiga nama Penjabat (Pj) Gubernur Jatim.
Ketiga nama tersebut, yakni Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) Adi Suryanto, dan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Tomsi Tohir Balaw.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Achmad Iskandar mengatakan, penjaringan Pj Gubernur Jatim tersebut telah sesuai dengan persyaratan.
"Calon yang memenuhi syarat itu adalah Pejabat yang memiliki jabatan pimpinan tinggi madya," ujarnya saat rapat paripurna, Kamis (30/11/2023).
Sebelumnya, pimpinan DPRD Jawa Timur telah meminta kepada fraksi-fraksi untuk mengusulkan nama Pj gubernur yang akan diajukan ke Kemendagri.
Mayoritas fraksi mengusulkan, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. Selain ada beberapa kandidat lain yang juga masuk dalam penjaringan tersebut.
Nama-nama yang muncul kemudian dilakukan klarifikasi oleh DPRD Jatim untuk memastikan apakah memenuhi persyaratan diajukan sebagai Pj gubernur.
Sebagaimana diketahui, Pj gubernur harus sesuai dengan Permendagri nomor 4 tahun 2023, salah satunya memiliki jabatan pimpinan tinggi madya.
Iskandar berharap, Pj gubernur yang terpilih nanti bisa menjaga pemerintahan tetap berjalan baik. "Kami berharap Pj Gubernur yang nantinya ditunjuk merupakan figur yang netral yang dapat menjalankan roda pemerintahan yang baik," katanya.
Baca Juga: DPRD Godok Usulan Calon Pj Gubernur Jatim, Muncul Beberapa Nama
Sementara itu, Ketua DPRD Jatim Kusnadi keputusan rapat paripurna hari ini akan ditindaklanjuti dengan kepada Kemendagri.
Selanjutnya, kata dia, keputusan berada pada pemerintah pusat. Selain dari DPRD Jatim, Menteri Dalam Negeri juga punya kewenangan memunculkan nama.
"Kita ini mengusulkan. Bisa jadi hasilnya tidak seperti yang kita usulkan," kata Kusnadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nenek Suhaena Ditemukan Hangus Terbakar di Ladang Sunyi Sumenep
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Sudah Ambil Sikap! Nasaruddin Umar Akhirnya Buka Suara soal Pencalonan Ketum PBNU