SuaraJatim.id - DPRD Jawa Timur tengah menggodok usulan calon penjabat (Pj) Gubernur Jatim yang akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).
Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi mengaku tengah menggodok sejumlah nama untuk diusulkan sebagai Pj gubernur. Sesuai aturan, maksimal hanya boleh 3 nama yang diajukan.
Pihaknya mengaku telah menyurati fraksi-fraksi untuk memberikan usulannya. "Kami, pimpinan DPRD Jatim terbuka. Maka, kita minggu lalu sudah menyurati 9 fraksi di DPRD Jatim untuk mengusulkan nama-nama Pj Gubernur menggantikan jabatan Gubernur Khofifah Indar Parawansa," ujarnya, Rabu (29/11/2023).
Diketahui, jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan berakhir pada 31 Desember 2023.
Informasi yang diterima, beberapa fraksi telah mengusulkan sejumlah nama untuk kemudian diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Fraksi PAN, Fraksi PPP, dan Fraksi Golkar mengusulkan nama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. Sedangkan Fraksi PDI Perjuangan memunculkan Adhy Karyono dan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Prof. Adi Suryanto.
Sementara itu, Fraksi Partai Gerindra mengusulkan Adhy Karyono dan mantan Kapolda Jatim Toni Harmanto.
Kusnadi membenarkan beberapa fraksi telah menyetorkan nama-nama untuk dijadikan pilihan Pj Gubernur Jatim. Hanya satu fraksi yang tidak mengusulkan, yakni PKB. “Tinggal Fraksi PKB yang belum menyampaikan karena ada Bimtek di Jakarta," katanya.
Politikus PDI Perjuangan itu menyampaikan, nantinya nama-nama tersebut akan dibahas di sidang paripurna pada Kamis (30/11/2023). Selanjutnya diputuskan 3 nama yang akan diajukan ke Kemendagri.
Baca Juga: Imam Utomo Sebut Khofifah dan Pakde Karwo Perkuat Tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Jatim
"Dari usulan fraksi itu nanti kita putuskan bersama-sama, kita cuma punya hak untuk mengusulkan 3 calon Pj Gubernur," katanya.
DPRD Jatim akan membahas usulan tersebut berdasarkan ketentuan yang disyaratkan Kemendagri.
"Maka hari ini kami menyurati mereka-mereka (calon Pj Gubernur) untuk meminta menyerahkan kepada kami tentang persyaratan yang diamanhkan oleh Mendagri," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total