Baehaqi Almutoif
Senin, 01 Januari 2024 | 08:36 WIB
Ilustrasi penembakan dengan senjata api (pixabay)

SuaraJatim.id - Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penembakan warga Sampang yang diketahui juga sebagai relawan Prabowo-Gibran.

Polisi sudah memeriksa 13 orang saksi terkait kasus tersebut, yakni dari yang melihat kejadian, keluarga, serta tetangga korban.

Selain itu, tim dari Polda Jatim juga melakukan analisa IT. Hasilnya bersama dengan pemeriksaan saksi telah dikirim ke Mabes Polri.

Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto mengungkapkan sudah ada petunjuk dan saat ini masih dilakukan pengembangan oleh Dirkrimum dan jajarannya.

“Mudah-mudahan doakan dalam waktu dekat ini bisa terungkap dengan baik, di awal Januari 2024 nanti, tersangka sudah diketahui,” ujar Imam dikutip dari Beritajatim.com--media partner Suara.com, Jumat (29/12/2023).

Dia mengungkapkan, indikasinya pelaku ada sebanyak satu orang. Kendati peluru yang bersarang ke tubuh korban ada dua peluru.

“Walaupun ada peluru dua, jadi sementara kami indikasikan yang menembak satu orang. Kita tunggu saja,” katanya.

Imam belum mengetahui mengenai motif pelaku, sebab penembak belum terungkap. “Tapi sejauh ini, tidak ada hubungannya dengan persoalan politik. Kesimpulan sementara kami, itu,” tegasnya.

Pihaknya juga menyampaikan, pelaku penembakan menggunakan senapan pendek kaliber 22. Hal tersebut berdasarkan hasil analisa Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor).

Baca Juga: Ledakan Keras Rusak Sejumlah Rumah di Bangkalan, Tim Gegana Dikirim ke Lokasi

"Kaliber itu bisa senjata sejenis revolver, bisa rakitan. “Pistol juga ada rakitan kaliber 22. Tapi, di TKP tidak ditemukan selongsong. Yang diketemukan adalah anak pelurunya,” katanya.

Load More