SuaraJatim.id - Sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil Mitsubishi Xpander berwarna putih tidak bayar dan terobos palang parkir di salah satu mall di Kota Malang, Jawa Timur viral di media sosial.
Video yang memperlihatkan momen pengemudi Xpander terobos palang parkir dan tidak bayar parkir awalnya diunggah akun Instagram @_ngalamlop_.
Dalam video viral berdurasi 36 detik itu memperlihatkan sebuah mobil hendak keluar dari area parkiran mall Malang Town Square (Matos).
Mobil yang di dalamnya terdapat dashcam tersebut kemudian mengantri untuk membayar parkir. Tampak di depannya ada dua mobil yang masih mengantri.
Satu mobil berwarna merah tengah membayar. Sementara di belakang mobil merah itu tampak mobil Xpander berwarna putih.
Tiba-tiba, saat mobil merah keluar, pengendara mobil Xpander berplat nomor N 1312 DI itu langsung tancap gas mengikuti mobil merah dan melewati petugas parkir.
Bahkan petugas juga terlihat seperti memanggil pengendara mobil Xpander. Tampak separo badan petugas keluar dari jendela pos.
Pemilik mobil yang ada di belakang mobil Xpander itu pun lantas bertanya kepada petugas parkir.
"Gak bayar a mbak?," tanya pemilik mobil yang berada di belakang Xpander tersebut. "Iya pak," jawab si petugas.
Baca Juga: Viral! Aksi Eksibionis di Lingkungan Sekolah Malang, Korban Ungkap Kelakukan Bejat Pelaku
Belum diketahui apa motif pemilik mobil sampai tidak membayar parkir keluar. Sejumlah warganet pun turut mengomentari unggahan tersebut.
"Kalau saya yang jadi petugas parkirnya tetap saya kejar dan saya tanyakan soalnya dikhawatirkan dia itu maling mobil dari dalam parkir," ujar manda***.
"Mobil elit bayar parkir gak mampu," kata gonel***.
"Percuma kuat beli mobil tapi bayar parkir gak mampu," imbuh lilin***.
"Pasti orangnya uangnya besar-besar itu sampai gak kuat bayar parkir," komen samira***.
"Mau alat bener alat trouble. Ada kesempatan gak ada kesempatan. Kalau emang mental maling ya tetap aja gaspol," komen nakam***.
Berita Terkait
-
Viral! Aksi Eksibionis di Lingkungan Sekolah Malang, Korban Ungkap Kelakukan Bejat Pelaku
-
Fuji Kelewat Bangga Sekolahkan Gala, Publik Protes: Sok Ngurusi, Padahal Kerjaannya Liburan
-
Disebut Cawapres Tak Berwibawa, Gibran Balas dengan Elegan
-
Diduga Tak Dikasih Uang, Pengemis Lempar Petasan ke Dalam Apotek
-
Saat Prabowo Tugaskan Arek Malang Teriakkan Takbir dan Kibarkan Merah Putih di Puncak Everest
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif