SuaraJatim.id - Kabar duka datang dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18, Dusun Pasinan Timur, Desa/ Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat dilaporkan meningal dunia.
Mengutip dari Beritajatim.com--partner Suara.com, Ketua KPPS yang diketahui bernama Dulhanan, berusia 50 tahun tersebut sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
Korban diduga sebelumnya mengalami sesak napas sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Mendiang juga sempat mendapatkan bantuan oksigen di ruang perawatan.
Namun, ketua KPSS tersebut menghembuskan napas terakhir.
Komisioner KPU Banyuwangi Dian Purnawan membenarkan berita duka yang menimpa salah satu ketua KPPS tersebut.
Sebelumnya, seorang warga dilaporkan meninggal dunia di bilik suara. Warga tersebut atas nama Ngatiyem warga Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung.
Wanita 65 tahun tersebut awalnya terlihat biasa saja saat mendatangi TPS di sekitar tempat tinggalnya.
Namun, dia tiba-tiba lemas dan tak sadarkan diri. Setelah mendapat perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat menyalurkan hak suaranya.
Baca Juga: Jangan Ada Korban KPPS! Legislator Ini Beri Pesan Penting untuk Dinkes Surabaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Puskesmas Tiron Kediri Membara di Tengah Malam, Aset Rp800 Juta Dilalap Si Jago Merah
-
Teror Pocong Gegerkan Surabaya, Cak Ji Pasang Badan: Lak Onok, Tak Parani Temen, Rek!
-
Tak Ada Jembatan: Pelajar Sampang Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai demi Pendidikan
-
HUT ke-733 Surabaya: Armuji Beber Keberhasilan Kota Pahlawan di Berbagai Bidang
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi