SuaraJatim.id - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menggojlok Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat memberikan sambutan acara sertijab Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono.
Gus Ipul didapuk memberikan sambutan mewakili bupati/wali kota di Jatim. Dalam sambutannya, Gus Ipul melempar candaan mengenai dinamika Pilpres.
“Pak Eri (Wali Kota Surabaya) kayaknya kurang tepuk tangan. Alhamdulilah menang. Pilpres harus ada yang menang dan ada yang kalah. Ini nggak pedot, ini berkelanjutan. Surabaya, Ponorogo, Trenggalek yang pedot-pedot. Saya sudah pernah merasakan menang dan sudah pernah merasakan pedot (kalah). Tahapan pemilu harus dilewati. Insya Allah Indonesia mendapatkan pemimpin yang baru dan semoga tetap perhatian ke Jatim,” kata Gus Ipul dengan nada bercanda dilansir dari Beritajatim.com--partner Suara.com, Senin (19/2024).
Ketiga kepala daerah yang disebutkan Gus Ipul merupakan kader PDI Perjuangan yang pada Pilpres 2024 mengusung pasangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Raka.
Setelah menggojlok, Gus Ipul lantas mengajak ketiganya, yakni Eri Cahyadi, Sugiri, dan Nur Arifin untuk memberikan kenang-kenangan kepada Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.
“Bu Khofifah mendapatkan lebih dari 600 penghargaan menurut catatan saya. Jumlah ini belum dicapai gubernur gubernur lain di Indonesia. Harus ada yang dijaga 1 tahun terakhir. Pj Gubernur harus mengerti dan memahami," katanya.
"Kita bersyukur yang terpilih sebagai Pj adalah Pak Sekda Adhy Karyono. Mudah- mudahan Gubernurnya ke depan tetap Bu Khofifah. Selamat Bu Khofifah dan Pak Emil mengakhiri dengan baik, masyarakat tahu apa yang dicapai selama 5 tahun. Untuk Pak Adhy sukses,” imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara
-
Remaja Blega Nekat Terjun dari Menara BTS Ketinggian 100 Meter
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar