SuaraJatim.id - Pemilu 2024 menyisakan duka. Jumlah petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan Linmas yang meninggal dunia terus bertambah.
Data KPU per Senin (19/2/2024) telah ada total 30 anggota KPPS dan Linmas yang dilaporkan meninggal dunia.
"Penyebab di antaranya karena kecelakaan lalu lintas, tersengat listrik, sakit disertai penyakit bawaan," ujar Komisioner KPU Jatim Divisi SDM dan Litbang, Rochani dikutip dari Ketik.co.id--partner Suara.com.
Para petugas tersebut meninggal dunia sebelum dan sesudah hari pemungutan suara.
Rochani merinci, dari data tersebut paling banyak yang meninggal dari KPPS sebanyak 18 orang, Linmas 9 petugas, PPS 1 orang, dan sekretatiat PPS 2 orang.
KPU memastikan bahwa para ahli waris petugas yang meninggal dunia tersebut akan diberikan santunan. Dia menyebut sebagian telah mendapatkan santunan dari Pemkab Pamekasan.
"Penyampaian santunan Kematian ada yang sudah diterimakan kepada ahli waris dan beberapa kabupaten/kota sedang dilakukan verifikasi untuk memastikan juga kepesertaannya dalam BPJS Ketenagakerjaan. Semoga tidak ada penambahan angka," jelas Rochani.
Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022 Pasal 83 menyebut KPU dapat memberikan santunan kepada anggota badan Adhoc bila mengalami kecelakaan kerja dalam penyelenggaran pemilu dan pemilihan.
Berdasarkan Surat Dinas KPU No. 691 Tahun 2022, santunan badan Adhoc untuk meninggal dunia di antaranya, Rp36.000.000 per orang, cacat permanen Rp30.800.000 per orang, luka berat Rp16.500.00 per orang, luka sedang Rp8.250.000, dan bantuan biaya pemakaman Rp10.000.000.
Baca Juga: Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Diteror Bahan Peledak, Dinding dan Kaca Jendela Hancur
Berikut ini jumlah KPPS dan Linmas yang meninggal dunia.
KPPS
Magetan 1
Banyuwangi 1
Kota Malang 1
Lamongan 1
Malang 1
Kota Surabaya 3
Ponorogo 2
Mojokerto 1
Jombang 2
Jember 3
Linmas TPS
Kota Madiun 1
Tuban 1
Malang 1
Pamekasan 1
Mojokerto 1
Tulungagung 1
Jombang 1
Jember 1
Kota Pasuruan 1
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU