SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa baru-baru ini menggunggah sebuah potret seorang ibu-ibu yang berjuang untuk mengirimkan kotak suara saat Pemilu 14 Februari lalu. Menariknya, ibu tersebut harus menaiki kuda karena jalan yang dilalui cukup terjal dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Diketahui, foto itu berlokasi di Dusun Bande Alit, Desa Andung Rejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Sementara nama wanita yang ada dalam foto tersebut yakni Arbena.
Dalam foto itu terlihat Arbena yang mengenakan baju berwarna putih dan celana panjang tengah menaiki kuda. Sementara di sisi kanan kiri kuda tersebut terlihat kotak suara yang dibungkus dengan karung.
Dalam foto terlihat jalanan yang dilewati cukup terjal dan berada di tengah hutan.
Pada unggahan video selanjutnya, terlihat Arbena dikawal oleh sejumlah petugas kepolisian.
Ia pun mengaku sebagai teman Khofifah. Bahkan, Arbena tidak segan untuk menunjukkan foto dirinya bersama Khofifah yang ada di rumahnya.
Khofifah pun menyebut dirinya sebagai pejuang demokrasi.
"Salah satu potret pejuang demokrasi di Dusun Bande Alit, Desa Andung Rejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Namanya, ibu Arbena. Kotak suara dibawa olehnya dengan kuda karena jalan menuju dusun tidak dapat dilalui kendaraan roda empat," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Aksi Pengendara Pikap di Ponorogo Curi Pakaian Dalam Terekam CCTV
Khofifah pun mengucapkan terima kasih atas dedikasi Arbena yang turut mensukseskan jalannya Pemilu.
Sejumlah warganet pun turut berkomentar pada unggahan tersebut.
"Seperti itu masih ada yang tega bilang curang. Hargai jerih payah mereka," ujar sugi***
"Begitu semangatnya warga kecil seperti kita, baik itu berbentuk doa dan dukungan untuk demokrasi Indonesia," kata lirris***
"Kalau seperti ini apakah masih ada yang bilang curang, coba yang bilang curang suruh gantikan biar tahu rasanya sudah kerja masih dibilang ada kecurangan," komen mufari***
"MashaAllah wanita hebat, sehat bu," komen ragil***
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
KTP Ada di Dompet, Tapi Namanya Gentayangan: Skandal ASN Sumenep Curi Identitas Sopir
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T
-
Nyawa Pelajar Sampang Melayang, Penabrak Hilang di Kegelapan Malam
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Viral Rembesan di Tanggul Porong Sidoarjo: Ini Hasil Pengecekan BPBD