SuaraJatim.id - Kematian gadis berinisial YB (16) di kamar kosnya Lingkungan Cowekan, Pesantren, Kota Kediri memasuki babak baru. Korban bukan meninggal karena overdosis, melainkan dibunuh pacarnya dengan diracun.
Gadis yang juga pesilat tersebut ditemukan tewas dengan mulut berbusa pada 20 Februari 2023. Di samping terdapat botol minuman keras (miras) jenis vodka.
Petugas sempat mengira YB tewas karena overdosis miras. Namun, hasil autopsi menyatakan ada bahan kimis yang ditemukan di dalam tubuh korban. Terdapat racun sianida.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Nova Indra Pratama membenarkan penyebab kematian korban karena diracun. “Nggih leres,” katanya dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Sabtu (2/3/2024).
Informasinya, polisi sudah menangkap pelaku yang tak lain merupakan mantan pacar korban di rumahnya di Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
Pelaku ini mencampurkan racun sianida ke dalam miras yang kemudian diminum korban.
Belakangan diketahui bahwa pelaku tega membunuh korban karena cemburu. Pelaku yang diketahui berinisial MF (19) tersebut tidak rela pujaan hatinya yang bekerja angkringan itu telah menjalin hubungan asmara dengan pria lain.
Menurut keterangan saksi, pelaku ini memang datang ke tempat kos korban pada Minggu (18/2/2024) siang. MF keluar pada sore harinya.
Ternyata, pelaku mengajak korban pesta miras. Akan tetapi, sebelum itu korban diminta untuk membeli camilan. Saat YB keluar itulah MF menuangkan racun sianida.
Baca Juga: Beli Rujak Rp20 Ribu Pakai Uang Palsu, Kedok Ibu dan Anak di Kediri Terbongkar
Pelaku kemudian menuangkannya, gelas pertama diminum korban. Sementara kedua diminum oleh pelaku, tapi tidak ditelan dan memuntahkan.
Tidak berselang lama, korban mengeluh sakit perut dan pergi ke kamar mandi hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Jenazah korban baru ditemukan pada hari Selasa (20/2/2024) sekitar pukul 12.00 WIB oleh pemilik kos dengan mulut berbusa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba