SuaraJatim.id - Satpol PP Kota Surabaya mengamankan enam remaja yang hendak perang sarung pada Rabu (13/03/2024) dini hari.
Kasatpol PP Kota Surabaya, M Fikser mengatakan, para remaja ini diketahui akan perang sarung di sekitar Jalan Kapas Madya pada pukul 01.12 WIB.
Tim Asuhan Rembulan dari Satpol PP Kota Surabaya yang melintas kemudian membubarkan kelompok remaja tersebut. Enam orang diamankan, yakni FJ (13), SA (14), MM (14), DS (17), IM (18), serta AR (20).
“Kita amankan 6 orang remaja yang hendak perang sarung. Ini berkat kerja sama dengan warga dan relawan setempat yang sama-sama menginginkan situasi nyaman saat bulan Ramadhan,” kata Fikser disadur dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Rabu (14/3/2024).
Para remaja yang diamankan tersebut selanjutnya menjalani sanksi pembinaan dengan merawat Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Liponsos Keputih.
“Jadi kita berikan sanksi memotong rambut, memberi makan dan minum serta memandikan para ODGJ,” kata Fikser.
Satpol PP Surabaya juga berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) untuk melakukan outreach.
Tak hanya itu, pihaknya juga memanggil memanggil orang tua dari anak-anak tersebut.
“Kita akan data mereka, kita panggil orang tuanya supaya orang tuanya memperhatikan anak-anak mereka. Jadi kalau anak belum pulang, seharusnya orang tua cari mereka dan menjadi tanggung jawabnya orang tua,” kata Fikser.
Baca Juga: Sempoyongan Saat Bangunkan Sahur, 3 Bocah di Surabaya Diduga Dicekoki Miras
Setelah selesai melakukan sanksi sosial, para remaja tersebut selanjutnya dikembalikan kepada orang tua.
Fikser mengaku tengah gencar menertibkan para remaja yang perang sarung untuk menjaga situasi Ramadan tetap kondusif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api