SuaraJatim.id - Polres Bojonegoro baru-baru ini mengungkap kasus peredaran uang palsu. Dua orang perempuan diamankan berinisial S warga Sukosewu dan RJ warga Kelurahan Sumbang Kecamatan Kota.
Aksi kedua pelaku tepergok para pedagang yang kemudian melaporkannya ke Polres Bojonegoro. Sepertinya, korbannya tidak hanya satu orang.
"Pedagang itu tidak mengetahui bahwa itu uang palsu, tapi sepertinya ada sejumlah pedagang yang mendapat uang palsu sehingga mereka membuat laporan," ujar Kusmiati warga Kelurahan Ngrowo Bojonegoro dikutip dari Antara, Selasa (19/3/2024).
Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah membenarkan penangkapan dua orang perempuan sebagai terduga pelaku peredaran uang palsu.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengingat kasus tersebut masih dalam proses penyidikan.
"Sudah kami amankan, sedang dilakukan penyelidikan dan pengembangan uang palsu tersebut," kata Fahmi.
Dia hanya menyebut, pihaknya telah mengamankan 150 lembar uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu dari tangan pelaku.
Terlepas dari itu, Fahmi mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terkait peredaran uang palsu saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Karena hal tersebut dimanfaatkan pelaku kejahatan mengedarkan uang palsu. Para pedagang harus berhati-hati menerima uang dari pembeli agar diperiksa kembali keasliannya," kata Fahmi.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Mojokerto dan Sekitarnya 20 Maret 2024
Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan uang palsu atau tindak kejahatan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Petaka di Ladang Tembakau: Balita di Sampang Tewas Tenggelam di Kubangan Air
-
Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional dengan Predikat AA dan Nilai 100
-
BRI Rayakan Rekor MURI: Pameran Kredit Kendaraan Terbesar di 131 Lokasi Bersamaan