SuaraJatim.id - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya melaporkan sejumlah pengurus partai ke Polda Jatim, terkait dugaan penyelewengan dana bantuan politik (Banpol) sebesar Rp800 juta.
Tiga orang dilaporkan terkait kasus tersebut, yakni Ketua DPD PSI kota Surabaya berinisial EK, sekretaris berinisial YP, dan bendahara partai berinisial AS.
Sekretaris DPC PSI Kecamatan Gubeng Sivera Puanugraningtyas mengatakan, beberapa kader mengadukan dugaan penyalahgunaan dana banpol Tahun 2022. Mereka pun telah mengumpulkan beberapa bukti, salah satunya kerugian mencapai Rp500-800 juta.
Dana banpol yang bersumber dari anggaran negara itu menurutnya, seharusnya didistribusikan hingga ke tingkat ranting.
Namun, tidak sepenuhnya dilakukan oleh pengurus DPD PSI Kota Surabaya. Para kader partai itu merasa tidak pernah mendapat kucuran dana tadi. Sehingga ia dan pengurus partai lainnya melaporkan kasus itu ke Polda Jatim.
"Kami mengadukan seluruh pengurus dari DPD PSI Surabaya, KSB-nya terutama. Ketua, Sekretaris, Bendaharanya. Karena mereka berwenang untuk mengelola dana Banpol tersebut," katanya kepada Suara.com, Rabu (20/3/2023).
Pihaknya menilai, para pengurus DPD PSI Kota Surabaya yang dilaporkan tersebut telah memalsukan tanda tangan pengurus partai di tingkat bawah saat menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan kepartaian.
"Termasuk pemalsuan data, karena saya sebagai Sekretaris DPC PDI Gubeng tidak pernah sama sekali menandatangani hal tersebut. Di mana tanda tangan tersebut berfungsi untuk LPJ penggunaan dana Banpol di Tahun 2022," akunya. "Kami juga ingin memperjuangkan hak para kader partai PSI sendiri," tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Surabaya Erick Komala menyebutkan, pelaporan dirinya tersebut bukan yang pertama kali. Sebelumnya dia juga pernah dilaporkan sejumlah pihak atas dugaan penyelewengan dana Banpol ke polisi. Namun semuanya tidak pernah terbukti.
Baca Juga: Diduga Dibunuh, Pencari Kepiting di Surabaya Pernah Terlibat Cecok dengan Rekannya
Ia menilai, ada unsur politik yang melatarbelakangi laporan polisi tersebut. "Menurut saya ini murni banyak ditunggangi unsur politik. Dimana yang menjadi pelapor itu juga sebenarnya tidak paham, itu hanya orang digunakan saja," kata Erick.
Oleh sebab itu, ia menegaskan jika dirinya tidak akan tinggal diam. Ia mengancam akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik masing-masing pelapor ke polisi.
Dana banpol yang diterima DPD PSI Kota Surabaya, menurutnya telah dipergunakan sebagaimana mestinya dan dipertanggungjawabkan. Erick juga mengeklaim telah dilakukan audit oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat.
"Sehingga sudah clear and clean, dibawa ke pemerintahan kota dan dinyatakan selesai. Maka bisa untuk mengeluarkan banpol berikutnya, sistemnya begitu. Jadi 2022 pelaporannya sudah mereka terima, sudah mereka periksa,” ungkapnya.
“Kalau ada kesalahan apapun di pelaporan tersebut mereka akan mengembalikan kepada kita untuk merevisi. Kalau ada kesalahan data, entah itu penyelewengan atau apa. Tidak akan keluar (dana banpol) tahun berikutnya," katanya lagi.
Pun ia menyapaikan agar semua kader PSI hendaknya mengutamakan penyelesaian masalah melalui jalur internal. Kalau ada temuan atau kejanggalan, silahkan dilaporkan ke Dewan Pimpinan Wilayah, Dewan Pimpinan Pusat sebagai atasan partai. Hal itu kata dia, demi menjaga nama baik PSI ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
BRI Visa Infinite, Layanan Premium bagi Nasabah Prioritas
-
Semeru Membara Selasa Malam! Letusan 800 Meter Disertai Lontaran Lava Pijar Terlihat Jelas
-
Banjir Awal Tahun, 28 Hektare Padi Puso di Ponorogo
-
Kronologi Gudang BBM Solar Terbakar di Bojonegoro, Kantor Proyek Irigasi Hangus Dilalap Api
-
Pemain Putra Jaya Hilmi Gimnastiar Dilarang Main Bola Seumur Hidup, Ini Penjelasan Komdis PSSI Jatim