SuaraJatim.id - Umat Islam di dunia sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh. Jadwal imsakiyah pun dibutuhkan untuk melengkapi kekhusyukan beribadah di bulan suci penuh berkah.
Seperti diketahui, jadwal imsakiyah memuat informasi mengenai waktu imsak, buka puasa, dan salat.
Tak heran bila jadwal imsakiyah sering diburu, termasuk di Bulan Ramadan. SuaraJatim.id telah merangkum jadwal imsakiyah untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya, Jumat (22/3/2024).
Untuk yang lebih lengkapnya bisa dicek di laman amp.suara.com/religi.
- Bojonegoro
Imsak 04:12 WIB
Subuh 04:22 WIB
Zuhur 11:43 WIB
Asar 14:54 WIB
Magrib 17:46 WIB
Isya 18:55 WIB
- Lamongan
Imsak 04:10 WIB
Subuh 04:20 WIB
Zuhur 11:41 WIB
Asar 14:53 WIB
Magrib 17:44 WIB
Isya 18:52 WIB
- Tuban
Imsak 04:11 WIB
Subuh 04:21 WIB
Zuhur 11:42 WIB
Asar 14:54 WIB
Magrib 17:45 WIB
Isya 18:54 WIB
- Ngawi
Imsak 04:13 WIB
Subuh 04:23 WIB
Zuhur 11:45 WIB
Asar 14:57 WIB
Magrib 17:48 WIB
Isya 18:56 WIB
Bacaan Doa Kamilin Dibaca Usai Salat Tarawih
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Surabaya dan Sekitarnya 21 Maret 2023, Lengkap dengan Resep Es Buah Menyehatkan
Salah satu bacaan doa yang bisa dipanjatkan usai salat tarawih ialah doa kamilin. Doa ini berisi permohonan tetap iman, petunjuk, keistiqamahan dalam beribadah, kezuhudan, bimbingan menjadi hamba yang bersabar atas musibah dan bersyukur atas nikmat, dan keselamatan di akhirat.
Baca doa ini setelah salat tarawih dan sebelum salat witir. Berikut ini bacaan salatnya dikutip dari NU Online.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ بِالْإِيْمَانِ كَامِلاً، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّياً، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظًا، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلاً، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبًا، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيًا، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكًا، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضًا، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدًا، وَفِي الْاٰخِرَةِ رَاغِبًا، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيًا، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرًا، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرًا، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرًا، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدًا، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلًا، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيًا، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدًا، وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجًا، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسًا، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلًا، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبًا، بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا، ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِي هٰذِهِ لَيْلَةِ الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلَا تَجْعَلْنِيْ مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِيْ مُحَمَّدٍ وَاٰلِه وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allāhummaj‘alnī bil īmāni kāmilan. Wa lil farāidhi muaddiyan. Wa lish shalāti hāfizhan. Wa liz zakāti fā‘ilan. Wa limā ‘indaka thāliban. Wa li ‘afwika rājiyan. Wa bil hudā mutamassikan. Wa ‘anil laghwi mu‘ridhan. Wa fid dunyā zāhidan. Wa fil ‘ākhirati rāghiban. Wa bil qadhā’i rādhiyan. Wa lin na‘mā’i syākiran. Wa ‘alal balā’i shābiran. Wa tahta liwā’i muhammadin shallallāhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyāmati sā’iran wa alal hawdhi wāridan. Wa ilal jannati dākhilan. Wa minan nāri nājiyan. Wa 'alā sarīril karāmati qā'idan. Wa bi hūrin 'in mutazawwijān. Wa min sundusin wa istabraqin wa dībājin mutalabbisan. Wa min tha‘āmil jannati ākilan. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syāriban. Bi akwābin wa abārīqa wa ka‘sin min ma‘īn. Ma‘al ladzīna an‘amta ‘alaihim minan nabiyyīna wash shiddīqīna wasy syuhadā’i wash shālihīna wa hasuna ulā’ika rafīqan. Dzālikal fadhlu minallāhi wa kafā billāhi ‘alīman. Allāhummaj‘alnī fī hādzihil lailatisy syahrisy syarīfatil mubārakati minas su‘adā’il maqbūlīn. Wa lā taj‘alnī minal asyqiyā’il mardūdīn. Wa shallallāhu ‘alā sayyidī muhammadin wa ālihi wa shahbihi ajma‘īn. Bi rahmatika yā arhamar rāhimīn wal hamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
Artinya, “Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah aku pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan aku tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjunganku Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.” (Lihat Perukunan Melayu, [Jakarta, Cetakan Al-‘Aidrus: tanpa tahun], halaman 58-59).
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Bechi Anak Kiai Jombang Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ternyata Diam-diam Bebas
-
Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo
-
Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan