SuaraJatim.id - Aksi gangster di Surabaya semakin meresahkan. Seorang pemotor jadi korban pengeroyokan. Tak hanya itu, tasnya dirampas dan dibawa kabur.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Demak pada Sabtu (30/03/2024) dini hari. Informasi yang dikumpulkan, korban ini dikeroyok sekitar 10 orang saat kejadian.
Salah satu saksi, Fahmi (31) sempat menolong korban usai dikeroyok gerombolan gangster tersebut. Berdasarkan keterangan yang didapatkannya, korban awalnya dipepet kemudian dipukuli.
Tidak hanya itu, tas korban yang berisikan 2 ponsel juga dirampas. Para pelaku kemudian melarikan diri ke arah Jalan Kalibutuh.
“Awalnya saya ga berani mendekat karena orang yang mukulin banyak. Setelah itu, pas udah selesai saya langsung tolongin mas,” kata Fahmi dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Senin (01/04/2024).
Korban menderita luka pada beberapa bagian tubuhnya. Warga lantas membantunya melapor ke Polsek Bubutan.
“Gak lama datang mobil patroli polisi. Lalu korban dan motornya diamankan ke Polsek Bubutan,” kata Fahmi.
Warga lainnya, Toyib (32) asal Krembangan yang saat perampasan terjadi sedang nongkrong di warung kopi sekitar kejadian membenarkan kejadian tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Bubutan Iptu Vian Wijaya menyebut kasus tersebut menjadi perhatian kepolisian. Korban mengalami luka lebam di pelipis wajah.
Baca Juga: Gegara Sarung, 7 Pemuda Bangkalan Dibawa ke Kantor Polisi
“Korban mengaku tidak mengenal kelompok geng motor tersebut. Katanya, saat itu korban berkendara santai akan mengirim nota pembelian ke temannya dan tiba tiba dihadang dipukuli,” kata Iptu Vian.
Viran menyampaikan korban mengalami kerugian uang Rp350 ribu dan juga 2 unit ponsel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang