SuaraJatim.id - Nama Kharisma Febriansyah muncul dalam survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI). Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim itu disebut bisa menjadi alternatif Calon Wakil Gubernur di Pilgub Jatim 2024.
Peluang Kharisma bisa saja terbuka, bila Emil Elestianto Dardak diminta untuk menjadi menteri oleh Prabowo Subianto.
"Kita tahu, parpol lokomotif di gerbong koalisi Khofifah ialah Gerindra dengan 21 kursi di DPRD Jatim. Nama Kharisma yang notabene kader Gerindra sangat potensi dan bisa jadi alternatif semua partai untuk dijadikan cawagub Jatim mendampingi Khofifah," ujar Direktur ARCI Baihaki Siradj.
Dia menilai Kharisma merupakan sosok tengah yang bisa merangkul semua kalangan di Jatim. Apalagi, Kharisma merupakan kader didikan langsung Prabowo.
"Jadi bisa menjadi jembatan yang bagus juga antara pemerintahan Jatim dengan pemerintah pusat. Tentu jika nantinya Khofifah-Kharisma maju dan menang," jelasnya.
"Kharisma juga relatif bisa diterima semua parpol pengusung Khofifah," tambahnya.
ARCI telah mensimulasi Khoffiah bila berpasangan dengan Kharisma. Hasilnya menembus 51,4 persen. Sementara itu, pasangan KH Marzuki Mustamar-Achmad Fauzi meraih angka 31,9 persen.
“Responden yang belum menentukan di angka 16,7 persen. Artinya, di atas kertas, duet Khofifah-Kharisma sangat mumpuni untuk menang di Pilgub Jatim 2024,” kata Baihaki.
Sementara itu dalam beberapa kesempatan, Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad pun selalu menyebutkan kader-kader potensial partainya yang memiliki peluang maju di Pilkada 2024. Di antaranya, Kharisma, kemudian Ahmad Dhani, Hadi Dediansyah, hingga Cahyo Harjo.
Baca Juga: Namanya Muncul dalam Survei, 3 Kader PDIP Berpotensi Ikut Bertarung di Pilgub Jatim
"Ada banyak kader potensial yang kami miliki. Bang Kharisma juga bisa Gerindra siapkan," katanya.
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Warga Madiun Gelar Doa Bersama, Berharap Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Ditemukan
-
48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026