SuaraJatim.id - Polisi akhirnya mengungkap teka-teki bentrokan berdarah dua kelompok yang mengakibatkan seorang pria bernama Zakia terluka tusuk.
Polres Madiun Kota menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus pengeroyokan tersebut.
Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan, dari sebelas pelaku yang ditetapkan tersangka, sembilan orang masih di bawah umur dan dua lainnya berusia 19 serta 22 tahun.
"Untuk tersangka anak-anak usia di bawah 17 tahun tidak dilakukan penahanan dan kami tetapkan wajib lapor. Sedangkan, untuk dua tersangka dewasa kami tahan sesuai aturan yang berlaku," ujar AKBP Agus, Rabu (5/6/2024).
Aksi pengeroyokan tersebut terjadi di sejumlah tempat di Kota Madiun, yakni Jalan Yos Sudarso, Kalasan, dan Puspo Warno.
Peristiwa itu terjadi pada pertengahan Mei lalu. Ketika itu, komunitas "Satuan Khusus Raja Tega" atau "Sakura" mengadakan perayaan ulang tahun Ke-4 di salah satu kafe di Jalan Yos Sudarso.
Namun, saat pulang dini hari, komunitas Sakura bertemu dengan sekelompok orang tidak dikenal. Terjadilah saling ejek yang berujung bentrokan.
Tidak hanya bentrok, kedua kelompok ini juga merusak kios warga yang ada Jalan Kalasan, Kelurahan Patihan. Aksi balasan kemudian terjadi yang mengakibatkan korban atas nama Zakia mengalami luka tusukan di Jalan Puspo Warno, Kecamatan Manguharjo.
Agus menegaskan tengah terus mendalami kasus tersebut. Pihaknya juga sedang menyelidiki kemungkinan keterlibatan ketua Sakura dalam aksi tersebut. Komunitas Sakura diketahui bukan berasal dari Kota Madiun.
Baca Juga: Kronologi Porsche Tabrak Honda Jazz di Tol Nganjuk-Madiun, Bagian Depan Ringsek
Pelaku usaha kafe juga tak luput dari pemeriksaan, sebab dalam kegiatan tersebut para anggota komunitas diketahui mengonsumsi minuman keras.
"Masih kami dalami lebih lanjut. Jika ditemukan bukti kuat pelaku tambahan, akan kami tindak lanjuti," kata Agus. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan