SuaraJatim.id - Polisi telah menetapkan 9 orang sebagai tersangka kasus pengeroyokan di Gresik. Satu di antaranya yang masih buron menyerahkan diri.
Pengroyokan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia berinisial SW asal Sidoarjo itu terjadi pada Minggu (19/5/2024).
Korban yang dikeroyok di Driyorejo meninggal dunia akibat luka cukup parah di bagian kepala.
“Tiga DPO (daftar pencarian orang) sudah kami amankan dari 9 orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka bertanggungjawab atas aksi pengeroyokan,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Selasa (28/5/2024).
Dua DPO sebelumnya yang masih di bawah umur telah menyerahkan diri. Kemudian satu lagi, yakni berinsial IBCS alias Celeng menyusul menyerahkan diri ke Polres Gresik diantar kedua orang tuanya.
Warga asal Semampir, Surabaya itu, sempat kabur usai memukul kepala korban dengan pecahan botol dalam pengeroyokan antar-pesilat. “Saat ini sudah diamankan usai menjalani pemeriksaan,” katanya.
Pelaku IBCS sempat menjadi DPO usai terlibat pengeroyokan yang menyebabkan nyawa orang melayang.
Sebelumnya, polisi telah mengamankan enam orang, yakni berinisial CD (18th), NR (19th), dan MN (19th), warga Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo. Kemudian EG (19) dan AD (18) asal Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, dan satu tersangka lagi orang merupakan Anak di Bawah Umur (ABH).
Keenam pelaku ditangkap karena terbukti mengeroyok SW (20), pemuda asal Sidoarjo di depan Warung Hamas, Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo hingga meregang nyawa.
Baca Juga: Ditetapkan Tersangka, Begini Nasib Sopir Fortuner yang Tabrak Balita di Sidoarjo
Ternyata pengeroyokan tersebut tidak dilakukan di satu tempat. Para pelaku juga mengeroyok korban lainnya yakni M.Suhirman, dan Ady Saputra yang selamat. Kedua korban kemudian melapor kepada polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh