SuaraJatim.id - Polisi terus mendalami kasus pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang tidak dikenal (OTK) di sebuah kafe Jalan Yos Sudarso, Kota Madiun.
Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto mengaku telah memeriksa 17 orang saksi terkait kasus tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, mengarah kepada seorang terduga pelaku.
"Masih dalam proses pengembangan perkara, memang sudah ada indikasi ke sana (terduga pelaku) dan sudah kami lakukan pemeriksaan serta pendalaman," ujarnya dilansir dari Ketik.co.id--partner Suara.com, Minggu (26/5/2024).
Pun demikian, pihaknya memastikan masih akan terus bekerja untuk mengungkap siapa dalang pengeroyokan tersebut.
Pihaknya juga masih menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan pengungkapan kasus kepada kepolisian," tuturnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Sujarno mengatakan, pelaku sudah mengerucut pada tiga nama.
Pihaknya juga mulai melakukan pendalaman perkara guna menyimpulkan siapa pelakunya. Termasuk menggali keterangan salah seorang yang diduga sebagai panitia acara hari jadi salah satu komunitas yang disinyalir menjadi awal mula insiden tersebut.
"Ada sekitar 17 saksi yang kami mintai keterangan. Yang jelas kami terus berupaya untuk menentukan dan membuat terang siapa pelaku masalah ini," katanya.
Kasus pengeroyokan dan pengerusakan tersebut terjadi pada Minggu (19/5/2024) dini hari. Sejumlah orang OTK mendatangi acara perayaan hari jadi komunitas yang digelar di Sugar Daddy Cafe, Jalan Yos Sudarso.
Baca Juga: Kejamnya Ayah di Probolinggo Tega Aniaya Anaknya yang Masih Bayi
Sedikitnya tujuh orang mengalami luka-luka akibat pengeroyokan tersebut, tiga orang di antaranya harus dirawat secara intensif di RSUD Kota Madiun.
Tidak hanya mengeroyok, sejumlah orang juga merusak kios di Jalan Kalasan, Kelurahan Patihan, Manguharjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami