SuaraJatim.id - Seorang pria berinisial SU ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan pria asal Ponorogo bernama Jiono.
Jiono sebelumnya dilaporkan meninggal dunia karena kecelakaan di Desa Ngumpul Kecamatan Balong, Ponorogo. Namun, belakangan pihak keluarga curiga dengan kematian korban dari keterangan sejumlah orang yang mengaku menyaksikan korban dianiaya.
Pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Satreskrim Polres Ponorogo akhirnya menetapkan satu orang tersangka atas nama SU. Polisi juga memeriksa 4 orang yang menjadi saksi kejadian penganiayaan, yakni berinisial MK, AS, DN dan 1 lagi anak masih di bawah umur.
Hasil dari pemeriksaan diketahui bahwa pelaku dan korban yang merupakan teman satu tongkrongan sempat terlibat cekcok. Diduga pemicunya merupakan masalah pribadi.
“Motifnya sementara dari awal antara korban dan tersangka ini sudah punya permasalahan pribadi,” kata Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Ponorogo Iptu Guling Sunaka dilansir dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Sabtu (25/5/2024).
Kronologi kejadian, keduanya saat kejadian berada di bawah pengaruh alkohol. Kemudian keduanya terlibat cekcok yang berujung perkelahian.
Korban tersungkur dan kemudian dibawah ke puskesmas dengan alasan menolong dari kecelakaan lalu lintas tunggal. Korban direkayasa habis kecelakaan.
Petugas puskesmas memberi pertolongan, akan tetapi nyawanya sudah tidak tertolong lagi.
Baca Juga: Pemuda Pasuruan Babak Belur Dikeroyok, Penyebabnya Sepele
“Jadi dari keterangan dari para saksi, korban sering buat ulah di lingkungannya, juga sering buat masalah dengan teman-temannya,” katanya.
Guling mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut. Namun, penyidik masih melengkapi atau mengumpulkan barang bukti.
“Penyidik dalam hal penetapan tersangka, terhadap rekan-rekan tersangka, kita mengacu pada acara hukum pidana, jadi alat bukti akan kita penuhi dulu,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan
-
Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji
-
Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan
-
Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang