SuaraJatim.id - Sekelompok remaja yang diduga gangster kocar-kacir melarikan diri saat dikejar anggota Polrestabes Surabaya di Jalan Parangkusumo Krembangan.
Diduga gerombolan remaja tersebut hendak tawuran. Polisi berhasil menangkap 5 remaja dengan barang bukti senjata tajam celurit panjang.
Dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Kapolsek Bubutan Kompol Dwi Okta Herianto mengatakan, dua gerombolan remaja yang bentrok tersebut berasal dari kelompok kampung jawara dan kelompok dor dor.
Mereka berencana bentrokan di kawasan Jalan Indrapura. Namun karena sepi, kemudian bergeser ke Jalan Parangkusumo.
Di daerah tersebut kedua kelompok hendak tawuran, akan tetapi digagalkan polisi yang melakukan penggerebekan.
Dwi Okta menyampaikan tim Respati Sat Samapta Polrestabes Surabaya bersama Unit Reskrim Polsek Bubutan yang mendapat informasi akan adanya tawuran berhasil menggagalkannya.
Menurut pengakuan salah saeorang remaja yang diamankan diketahui tawuran tersebut dibuat konten.
Pihaknya mengaku tengah mendalami kasus tersebut. Polisi, kata dia, terus berusaha untuk menangkap para remaja ala gangster yang meresahkan warga Kota Surabaya.
Dia berpesan kepada orang tua agar selalu mengawasi anak anaknya yang keluar malam, agar tidak terjadi sesuatu yang negatif.
Baca Juga: Hendy Setiono Undang Kaesang Pangarep, Minta Dukungan Maju Pilwali Surabaya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi