SuaraJatim.id - Seorang kakek Ismu (70) asal Ponorogo tewas di tangan adik kandungannya Ismono (65). Korban meninggal dunia akibat luka tebasan kapak di bagian leher.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (24/6/2024). Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Ryo Perdana menyebut aksi penganiayaan berujung kematian tersebut disebabkan oleh masalah sepele.
“Perkaranya ya masalah sepele sih, pelaku ini menebang pohon, nah mengenai pohon milok korban. Korban pun menanyakan kejelasan pohon tersebut, tetapi tidak ada titik temu. Mereka pun cekcok hingga akhirnya pelaku menganiaya korban hingga meninggal dunia,” ujarnya dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Selasa (25/6/2024).
Korban tidak terima pohon mangga dan jati miliknya terkena imbas tebangan adik kandungannya yang sedang menebang pohon.
Keduanya terlibat cekcok yang berujung pada penganiayaan. Ismono menyabetkan kapaknya yang mengenai telinga dan leher bagian kiri Ismu.
Polisi telah menetapkan Ismono sebagai tersangka. Barang bukti berupa kapak juga sudah diamankan.
“Sebelumnya juga sudah ada cek cok. Mungkin sore (24/6) kemarin puncak kemarahan, hingga akhirnya pelaku gelap mata menganiaya kakak kandungnya hingga meninggal dunia,” katanya.
Sebelumnya, Ismu ditemukan meninggal dunia dengan keadaan bersimbah darah di jalanan Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Ponorogo.
Diduga korban disabet dengan kapak oleh adiknya setelah terlibat pertengkaran di antaranya keduanya.
Baca Juga: Kakek Tewas Bersimbah Darah di Jalanan Desa Karangjoho Ponorogo, Ini Kronologinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit