SuaraJatim.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) nonton bareng (nobar) Final Four bola voli, Proliga 2024 di Gedung Olahraga Bung Tomo Surabaya, Jumat (5/7/2024).
Dalam laga ini, tim voli putra LavAni besutan SBY bertanding melawan tim Bhayangkara Presisi. Tim LavAni sejak awal pertandingan, telah mendominasi permainan. Hingga pada set ke-3, tim Lavani keluar sebagai juara dengan skor 25:17, 25:15 dan 25:20.
Usai pertandingan, Pj. Gubernur Adhy bersama SBY turun ke lapangan dan memberikan selamat kepada para pemain. Adhy mengaku sangat menikmati pertandingan final four kali ini. "Selamat kepada tim voli putra LavAni. Saya sangat menikmati pertandinganya. Karena saya memang suka voli sejak kecil. Tim kesukaan saya Bank Jatim," ujarnya.
Pj. Gubernur Adhy menilai bahwa kemenangan tim LavAni kali ini selain karena kualitas pemain, juga berkat kerja sama dan kekompakan antar pemain. Ia pun memetik pelajaran bahwa kekompakkan bakal membawa kemenangan. "Dari voli kita belajar bahwa kalau tidak ada kekompakan tim, belum tentu menang," ucapnya.
Lebih lanjut, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan bahwa Jawa Timur terus melakukan penjaringan atlet voli. Hal ini dilakukan untuk mencari bibit muda berbakat. Salah satunya dengan mengadakan turnamen Voliga tingkat SMA/SMK. "Kemarin sempat kita adakan liga voli SMA, itu untuk menjaring bibit-bibit muda di Jawa Timur," kata dia. Di akhir, Pj. Gubernur Adhy berpesan agar dunia olahraga apapun jenisnya harus menjadi ajang olahraga yang menghibur masyarakat sekaligus mendongkrak perekonomian daerah.
"Kita ingin agar olahraga apapun termasuk voli menjadi sportainment dan memberikan dampak ekonomi," katanya. Sementara itu, SBY dalam keterangannya menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada para pemain LavAni yang berhasil lolos ke grand final. Ia berharap agar para pemain tidak berbesar hati dengan hasil yang telah dicapai, melainkan terus mempersiapkan diri untuk pertandingan final yang akan digelar di Jakarta.
"Saya berterima kasih kepada para pemain kita yang telah berusaha keras. Selamat karena telah berhasil lolos ke Grand Final. Jangan bangga dengan pertandingan hari ini, tapi terus persiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya," pungkasya.
Berita Terkait
-
SDM dan Potensi Melimpah, PJ Gubernur: Jatim Siap Jadi Motor Ekonomi Biru
-
BPS Sebut Angka Kemiskinan di Jatim Turun 0,56%, Jadi Penurunan Tertinggi se-Pulau Jawa
-
60 Peserta Ikut PKN II BPSDM Jatim, Pj. Gubernur Adhy Dorong ASN Ciptakan Gagasan Inovatif untuk Turunkan Kemiskinan
-
Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Gubernur Jatim 2024, Pj. Gubernur Adhy Optimis Lahirkan Bibit Unggul Berkualitas
-
Pj Gubernur Jatim Pastikan Puncak Peringatan Hari Raya Trisuci Waisak 2024 Berjalan Lancar dan Aman
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit