SuaraJatim.id - Entah apa yang ada di pikiran pria berinisial SS (51), warga Ngawi. Dia tega mencabuli dan menyetubuhji keponakannya sendiri yang masih di bawah umur.
Kasus tersebut terungkap setelah korban bercerita kepada orang tuanya.
Oleh orang tua korban, kemudian dilaporkan kasus tersebut kepada kepolisian. Polres Ngawi langsung melakukan penyelidikan.
Kapolres Ngawi, AKBP Argowiyono mengatakan sempat melayangkan dua kali pemanggilan terhadap pelaku, namun tidak digubris.
"Dua kali kami panggil mangkir, kemudian akhirnya petugas menjemput ke rumah pelaku," ujarnya dilansir dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Minggu (7/7/2024).
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, diketahui bahwa pelaku melakukan tindakannya sebanyak 15 kali di beberapa lokasi Ngawi dan Sragen.
Setiap kali melancarkan aksinya, modus pelaku ini dengan mengancam dan melakukan kekerasan fisik kepada korban jika tidak menuruti keinginannya.
Korban ditampar dan dipukul agar mau diajak bersetubuh. “Pelaku melakukan ancaman dan kekerasan terhadap korban, bila korban tidak mau menuruti keinginan pelaku,” katanya.
Polisi menjerat pelaku dengan Ayat 1 UURI No. 17 Tahun 2016 Jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan ditambah sepertiga dari hukuman yang diputuskan.
Baca Juga: Bejat! 2 Kakek di Ngawi Setubuhi Gadis Hingga Hamil, Modus Imingi-imingi Uang Rp100 Ribu
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Kompas Abad Kedua: Gus Kikin Ingatkan Konstitusi Tertinggi Milik Nahdlatul Ulama bukan AD/ART
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung
-
Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik