SuaraJatim.id - Seorang dukun pijat berinisial MS, warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep diamankan polisi usai dilaporkan ke polisi gegara cabuli pasiennya.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, kejadian tersebut terbongkar setelah korbannya berinisial MH (25) yang merupakan warga Pragaan tersebut melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, kepolisian kemudian mengamankan pelaku. Hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa kejadian bermula saat korban ingin pijat usai kecelakaan.
“Kejadiannya saat MH pijat kaki ke rumah MS, karena ia baru kecelakaan dan kakinya sakit untuk berjalan. Ternyata MS memanfaatkan kesempatan itu,” ujarnya dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Rabu (24/07/2024).
Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Dia nekat melakukannya karena dorongan seksual.
“Jadi motifnya melakukan pencabulan itu untuk memuaskan hasrat biologisnya,” kata Widiarti.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut, di antaranya, sweater warna hitam, rok panjang warna hitam, daster warna putih motif bunga warna ungu, kerudung warna merah marun, dan celana dalam warna putih.
“Pelaku sekarang ditahan di Polres Sumenep, dijerat pasal 6 huruf b Undang Undang RI nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” kata Widiarti.
Baca Juga: Petugas Damkar Sumenep Tumbang Saat Padamkan Api di Toko Puger, Begini Kondisinya Kini
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun