SuaraJatim.id - Erintuah Demanik, ketua majelis hakim yang memvonis bebas Gregorius Ronald Tannur atas kasus kematian Dini Sera Afrianti mendatangi Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur.
Dia terlihat datang sekitar pukul 10.00 WIB. Humas PT Jatim, Elang Prakoso membenarkan kedatangan Demanik.
Elang menyampaikan, kedatangan Demanik atas undangan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jatim. “Sudah saya tanyakan tadi, dipanggil wakil ketua (PT Jatim),” ujar Elang Prakoso dilansir dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Jumat (24/7/2024).
Sementara itu, Demakin mengungkapkan, datang ke PT Jatim untuk silaturahmi.
“Nggak ada apa-apa, silaturahmi saja,” ujarnya saat keluar dari Wakil Ketua PT Jatim.
Saat disinggung mengenai vonis bebas Ronald Tannur, Demanik tak mau menjawab. “Ke Humas saja ya,” katanya.
Ronald Tannur yang merupakan putra dari mantan Anggota DPR RI Edward Tannur itu divonis bebas.
Tangis Ronald Tannur pecah saat mendengar putusan dari majelis hakim. “Yang penting Tuhan yang membuktikan siapa yang benar,” katanya.
Sementara itu, terkait dengan upaya selanjutnya, Ronald Tannur menyerahkannya ke kuasa hukum.
Baca Juga: Ronald Tannur Divonis Bebas, Nikita Mirzani Ikut Nimbrung di Akun PN Surabaya
Sebelumnya, Ronald Tannur didakwa melakukan penganiayaan hingga meningga terhadap sang kekasih, Dini Sera Afrianti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19
-
Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur