SuaraJatim.id - PDIP kembali memberikan rekomendasi kepada bakal calon kepala daerah (Bacakada) yang ikut bertarung di Pilkada 2024. Kali ini, rekomendasi itu diberikan kepada 10 bacakada kabupaten/kota di Jatim di kantor DPD Jatim pada Kamis (22/8/2024).
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Budi Sulistyono meminta semua bacakada yang mendapat rekomendasi itu untuk kerja keras memenangkan Pilkada 2024 di daerahnya masing-masing. “Pesan saya, bacakada ini harus menang total November mendatang,” katanya.
Pria yang akrab disapa Kanang ini mengungkapkan, untuk bisa menang itu calon tersebut harus aktif membangun konsolidasi. Baik di internal partai dan calon. “Para calon ini konsolidasinya harus apik (bagus, Red). Karena di depan ini masalahnya sudah banyak,” ungkapnya.
Di sisi lain, ketika semua partai mempercayai calon tersebut untuk maju, artinya hanya ada calon tunggal. Maka hal itu menjadi gambaran masyarakat. Mereka sudah sangat percaya dan menginginkan calon tersebut untuk maju.
Akan tetapi, jika di daerah tersebut terdapat beberapa calon, tokoh yang diusung partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri ini harus menyiapkan berbagai strategi yang berbeda. Pasangan calon ini juga harus menawarkan visi-misi yang mencederai demokrasi, rakyat, pancasila, dan UUD.
Hanya saja, rekom tersebut, belum ada Pilbup Sidoarjo. Sampai hari ini, PDI Perjuangan masih enggan mengeluarkan rekom untuk Kota Delta. Walau, sehari sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) telah memberikan rekomendasi kepada pasangan Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo.
Edy Widodo merupakan kader PDI Perjuangan. Hanya saja, Kanang pun belum bisa memastikan apakah rekom PDI Perjuangan akan sejalan dengan PAN atau tidak. Khusus di kabupaten tersebut, Kanang masih ingin berkoalisi dengan PKB.
“Kan PKB belum mengeluarkan rekom. Kalau PKB mengusung Mas Iin (Achmad Amir Aslichin)-Edy Widodo, kami akan ikut bergabung. Tetapi, kalau tidak, ya artinya Mas Iin harus keluar dong dari PKB. Walau Pak Edy sudah mendapat rekom, PDI Perjuangan belum tentu memberikan ke pasangan itu juga,” katanya lagi.
Rekom yang diberikan PDI Perjuangan
Baca Juga: Viral Video Adegan Ranjang Pelajar Berdurasi 3 Menit Gegerkan Warga Mojokerto
- Banyuwangi: Ipuk Fiestiandani-Mujiono
- Trenggalek: Muhammad Nur Arifin (Cak Ipin)-Syah Natanegara
- Lumajang: Indah Amperawati-Yudha Adji Kusuma
- Sampang: KH Muhammad Bin Muafi Zaini-Abdullah Hidayat
- Kabupaten Kediri: Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa
- Kabupaten Mojokerto: Ikfina Fahmawati-Gus Sa’dullah Syarofi
- Kota Mojokerto: Hj Ika Puspitasari-Dr Rachman Sidharta Arisandi
- Nganjuk: Marhaen Djumadi-Trihandy Cahyo Saputro
- Tuban: Aditya Halindra Faridzky-Joko Sarwono
- Bangkalan: Lukman Hakim-Fauzan Ja’far
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya