KBA Keputih Tegal Timur juga dibantu para mahasiswa yang melakukan kegitan sosial, seperti kuliah kerja nyata (KKN). Mereka memberikan pelatihan komputer di Rumah Pintar.
Tempat ini juga melayani kesehatan Posyandu yang masih berjalan hingga sekarang. Tri menyebutkan saat ini tidak hanya untuk balita dan lansia, tetapi sudah menjadi keluarga.
Produksi Air Bersih dan Pupuk Kompos Mandiri
Dahulu, Kampung KBA Keputih Tegal Timur kesulitan air. Saat kemarau tiba, kekeringan melanda kawasan tersebut.
Astra membantu dengan alat pengolahan air untuk memenuhi kebutuhan warga. Bahan bakunya diambilkan dari sungai yang tidak juah dari lingkungan mereka.
Selain itu, ada juga rumah kompos yang diproduksi warga sendiri secara bergotong royong.
Tri mengungkapkan warga KBA Keputih Tegal Timur memiliki semangat yang sama, ingin memajukan lingkungannya. Dasar itulah yang membuat mereka sukarela melakukan semua program yang diberikan.
"Kita bisa lihat sekarang daripada daerah di sekitar. Kalau masuk dari pintu sana, tentu berbeda," tandasnya.
Baca Juga: Banyak Didukung Nahdliyin, Ketua Golkar Surabaya Ingin Balas Budi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT