Baehaqi Almutoif
Senin, 11 November 2024 | 17:48 WIB
Cagub Jatim Tri Rismaharini saat ikuti Dies Natalis ITS Surabaya ke-64. [SuaraJatim/Dimas Angga]

SuaraJatim.id - Kemajuan Kota Surabaya tak lepas dari hasil penelitian Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Seperti yang dikatakan Cagub Jawa Timur (Jatim) Tri Rismaharini di acara Dies Natalis kampus tersebut, Senin (11/11/2024).

Cagub Jatim yang akrab disapa Risma itu menyebut bantuan dari ITS pada kemajuan Kota Surabaya cukup banyak, mulai dari pengembangan insfratruktur, sampai tempat untuk warga melakukan laporan kejadian di seluruh Kota Pahlawan.

"Jadi S1 sampai S3 saya dapat dari ITS, dan selama menjabat mulai saya masih Kabag Bina Pembangunan, Kepala Dinas Kebersihan, saya banyak dibantu dengan perguruan tinggi ITS, terutama untuk masalah teknis dan informatika," ujar Risma usai Dies Natalis ITS ke-64.

Menurut Wali Kota Surabaya dua periode, dari 2010 sampai 2020 itu, banyak produk dari pemikiran ITS dan Pemkot yang sudah tercipta. Hasilnya dapat dilihat seperti infrastruktur lengkap seperti saat ini.

"Karena selama menjadi PNS, saya selalu membuat terobosan sistem elektronik mulai e-government, e-budget, e-controling. Kemudian setelah saya menjadi Kepala Dinas Kebersihan, saya punya e-mobile, dimana seluruh trek dan seluruh mobil operasional dinas kebersihan itu semua ada GPS, dan kita bisa kontrol pengelolaan TPA kita, sehingga kita tau persis berapa trek sampah yang masuk ke TPA kita," kata Risma.

Tak hanya itu, kepemimpinan Risma yang berkolaborasi dengan ITS juga menyediakan beberapa aplikasi, untuk memudahkan warga mengurus perizinan hingga membantu kinerja ASN.

"Setelah menjadi Kepala Bappeda, semua full elektronik sampai surat-menyurat kita lakukan secara elektronik, dan e-musrenbang. Dengan demikian, masyarakat bisa mengontrol apa yang kita rencanakan dan kita lakukan, yang telah disepakati bersama, di dalam Musrenbang itu," ungkapnya.

Mantan Menteri Sosial (Mensos) itu menambahkan, kerja sama itu sampai dengan menghasilkan upaya mengatur traffic di perkotaan.

"Setelah saya menjadi Wali Kota, saya juga minta bantuan untuk dimana seluruh kota ini traffic nya bisa terkontrol dengan bagus, serta kita buat command center, dimana bisa langsung mengetahui situasi kota maupun keluhan," ucapnya.

Baca Juga: Anies Baswedan dan Luluk Nur Hamidah Makan Siang Bareng, Kasih Sinyal Dukungan di Pilgub Jatim?

"Demikian juga perizinan KTP dan sebagainya, kami banyak dibantu oleh para dosen-dosen ITS, untuk membantu membuat itu, termasuk masalah lingkungan, kami juga mendapatkan bantuan secara teknis untuk bisa kita tangani bersama seperti banjir, sistem transportasi, sistem lingkungan hidup kita menjadi lebih baik saat itu," katanya.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Load More