SuaraJatim.id - Kemajuan Kota Surabaya tak lepas dari hasil penelitian Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Seperti yang dikatakan Cagub Jawa Timur (Jatim) Tri Rismaharini di acara Dies Natalis kampus tersebut, Senin (11/11/2024).
Cagub Jatim yang akrab disapa Risma itu menyebut bantuan dari ITS pada kemajuan Kota Surabaya cukup banyak, mulai dari pengembangan insfratruktur, sampai tempat untuk warga melakukan laporan kejadian di seluruh Kota Pahlawan.
"Jadi S1 sampai S3 saya dapat dari ITS, dan selama menjabat mulai saya masih Kabag Bina Pembangunan, Kepala Dinas Kebersihan, saya banyak dibantu dengan perguruan tinggi ITS, terutama untuk masalah teknis dan informatika," ujar Risma usai Dies Natalis ITS ke-64.
Menurut Wali Kota Surabaya dua periode, dari 2010 sampai 2020 itu, banyak produk dari pemikiran ITS dan Pemkot yang sudah tercipta. Hasilnya dapat dilihat seperti infrastruktur lengkap seperti saat ini.
"Karena selama menjadi PNS, saya selalu membuat terobosan sistem elektronik mulai e-government, e-budget, e-controling. Kemudian setelah saya menjadi Kepala Dinas Kebersihan, saya punya e-mobile, dimana seluruh trek dan seluruh mobil operasional dinas kebersihan itu semua ada GPS, dan kita bisa kontrol pengelolaan TPA kita, sehingga kita tau persis berapa trek sampah yang masuk ke TPA kita," kata Risma.
Tak hanya itu, kepemimpinan Risma yang berkolaborasi dengan ITS juga menyediakan beberapa aplikasi, untuk memudahkan warga mengurus perizinan hingga membantu kinerja ASN.
"Setelah menjadi Kepala Bappeda, semua full elektronik sampai surat-menyurat kita lakukan secara elektronik, dan e-musrenbang. Dengan demikian, masyarakat bisa mengontrol apa yang kita rencanakan dan kita lakukan, yang telah disepakati bersama, di dalam Musrenbang itu," ungkapnya.
Mantan Menteri Sosial (Mensos) itu menambahkan, kerja sama itu sampai dengan menghasilkan upaya mengatur traffic di perkotaan.
"Setelah saya menjadi Wali Kota, saya juga minta bantuan untuk dimana seluruh kota ini traffic nya bisa terkontrol dengan bagus, serta kita buat command center, dimana bisa langsung mengetahui situasi kota maupun keluhan," ucapnya.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Luluk Nur Hamidah Makan Siang Bareng, Kasih Sinyal Dukungan di Pilgub Jatim?
"Demikian juga perizinan KTP dan sebagainya, kami banyak dibantu oleh para dosen-dosen ITS, untuk membantu membuat itu, termasuk masalah lingkungan, kami juga mendapatkan bantuan secara teknis untuk bisa kita tangani bersama seperti banjir, sistem transportasi, sistem lingkungan hidup kita menjadi lebih baik saat itu," katanya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya