SuaraJatim.id - Pemprov bersama DPRD Jatim akhirnya menggedok Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Penetapan dilakukan dalam sidang paripurna yang dilangsungkan di Gedung DPRD Jatim pada Kamis (21/11/2024).
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Blegur Prijanggono mengatakan, APBD 2025 fokus pada penanganan sejumlah permasalahan, salah satunya mengenai kesehatan. “Secara umum (APBD 2025) juga terkait peningkatan pelayanan kesehatan seperti penanganan BPJS dan peningkatan alat kesehatan," ujarnya.
Selain masalah kesehatan, anggaran 2025 juga fokus pada penanganan kemiskinan serta pendidikan. Kemudian program makan bergizi gratis sudah masuk di dalam APBD tahun depan.
Selanjutnya, Perda APBD 2025 akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Dalam waktu dekat ini akan segera disampaikan ke Pemerintah Pusat," katanya.
Secara terperinci, struktur anggaran Pemprov Jatim pada 2025 terdiri dari proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp28,448 triliun. Porsi tersebut terbagi dalam pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp16,76 triliun.
Lalu dana transfer dari pusat sebesar Rp11,66 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp28 miliar.
Sedangkan belanja daerah dalam APBD 2025 dialokasikan Rp29,658 triliun. Rinciannya untuk belanja operasional Rp22,81 triliun, belanja modal Rp1,6 triliun, belanja transfer Rp5,006 triliun, dan belanja tidak terduga Rp229,650 miliar.
Berdasarkan hitungan tersebut, APBD Jatim 2025 defisit Rp1,534 triliun. Selisih tersebut akan ditutup dengan pembiayaan daerah netto dari penerimaan pembiayaan dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp1,54 triliun dikurangi pembiayaan sebesar Rp9,177 miliar.
Baca Juga: Anggota DPRD Jatim Minta Dinkes Gencarkan Sosialisasi Penyakit Pancaroba
Sementara itu, Gubernur Jatim Adhy Karyono mengatakan, pendidikan masih menjadi prioritas dalam APBD 2025 dengan porsi anggaran 32 persen. Berikutnya ada kesehatan yang naik dari 10 persen menjadi 19,4 persen.
"Kesepakatan hari ini berjalan dengan smooth dan sesuai dengan apa yang ditetapkan. Bahkan ada beberapa pendapatan yang bertambah," kata Adhy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
BRI Catat Sederet Prestasi dan dan Kontribusi untuk Negeri di Sepanjang Tahun 2025
-
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam Sehari, Waspada Ancaman Awan Panas untuk Warga Lumajang!
-
Banjir Sumatera, BRI Group Fokus pada Pemulihan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar Pascabencana
-
Hari Ibu 2025, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Jatim
-
BRI Raih Penghargaan atas Komitmen terhadap Penguatan Ekonomi Kerakyatan