Scroll untuk membaca artikel
Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani
Jum'at, 22 November 2024 | 16:41 WIB
Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono mengapresiasi Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak yang terus mengabdikan dirinya ke daerah terpencil Jawa Timur (Jatim) (Dok Pemprov Jatim)

Pj. Gubernur Adhy berharap program Yankes Bergerak meningkatkan kualitas SDM bidang kesehatan agar mampu memperkuat sistem rujukan kesehatan kepada masyarakat sehingga ke depan menjamin akes layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Hadirnya, Tim Yankes Bergerak membawa harapan hidup utamanya di bidang kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Pulau Kangean,” katanya.

Sementara itu, Camat Arjasa, Aynizar Sukma mengatakan, masyarakat kepulauan Kangean sangat senang dengan program Yankes Bergerak ini. Pihaknya menyampaikan terima kasih karena program kesehatan ini menjangkau para warganya.

“Atas nama masyarakat Kecamatan Arjasa, kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Yankes Bergerak Jawa Timur. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat oleh masyarakat kami,” ungkapnya.

Baca Juga: Tiga Desa Wisata Jatim Borong Gelar di ADWI 2024, Pj. Gubernur Adhy: Alhamdulillah Jadi Provinsi Terbanyak Raih Juara

Dari sekian pelayanan mengobati berbagai macam penyakit pasien, tim Yankes Bergerak memberi atensi penyakit dalam, yakni Tuberculosis (TBC). Sosialisasi pencegahan dan pengendalian TBC masif dilakukan. Utamanya di Desa Kalianyar dan Desa Pandeman, Kecamatan Arjasa.

Aksi nyata tersebut, mendapat apresiasi dan ungkapan terima kasih dari Kepala Desa Kalianyar, Mohammad Hasan. Sebab, Hasan menilai sebagian masyarakat menganggap penyakit TBC merupakan penyakit biasa.

“Alhamdulillah dengan penjelasan tadi, kami lebih memahami bahwa TBC bisa berakibat fatal jika tidak diobati,” ujarnya.

Hasan menyebutkan, sebanyak 18 orang divonis penyakit TBC. Semua penderita telah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Ia juga berkoordinasi dengan Puskesmas Arjasa untuk melakukan pelacakan masyarakat yang terpapar penyakit TBC. Baginya, kolaborasi dengan puskesmas dan masyarakat dapat menekan kasus TBC.

“Jika diperlukan, saya siap mengalokasikan dana desa untuk mendukung upaya ini,” imbuh Hasan.

Baca Juga: Madrasah Perlu Dapat Perhatian, Risma: Hampir 50 Persen Anak Dititipkan di Sana

Di sisi lain, tim Yankes Bergerak juga berhasil melepaskan SL (35) warga Desa Duko, Kecamatan Arjasa yang selama 1,5 tahun dipasung. Melalui pendekatan persuasif dan penuh kehati-hatian, tim medis berhasil membebaskan SL dari rantai yang mengikat tubuhnya.

Load More